Gresik, memorandum.co.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke PT Husein Alam Indah, Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jumat (30/9/2022). Masyarakat sekitar menyambut antusias kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Mereka mengaku menunggu setelah salat Jumat untuk bisa bertemu KH Ma'ruf Amin. Banyak unek-unek yang ingin disampaikan warga kepada mantan ketua MUI tersebut. "Pengin ketemu, mau minta uang," kelakar salah satu warga, Ratemu (63). Tidak hanya itu, warga juga ingin menyampaikan persoalan publik. Mulai dari BBM, pupuk hingga kebutuhan pokok. "Solar naik, pupuk naik, sulit gak ada. Kebutuhan pokok naik. BBM naik. Tapi, uang gak ada. Kami minta diturunkan," imbuh Ratemu menggunakan bahasa Jawa. Keluhan Ratemu itu pun diiyakan mayoritas warga yang datang menunggu Wapres RI di depan perusahaan sarang burung walet tersebut. Warga mengaku kesusahan akibat semua kebutuhan naik. Selain naik, barang - barang juga sulit dicari. Salah satunya solar dan pupuk. Seperti diketahui Wapres Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja di Kota Pudak. Kedatangannya untuk meninjau perusahaan sarang burung walet PT Husein Alam Indah.(and/har)
Sudah Tidak Ada Uang Kebutuhan Naik Lagi, Itu Keluhan Warga Gresik
Jumat 30-09-2022,16:59 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,09:09 WIB
Jejak 3 Ton Ganja Berakhir di Gudang Prambanan Blizland Cerme Gresik
Kamis 02-07-2026,09:03 WIB
Ini Kronologi Awal Terendusnya 3 Ton Ganja di Gresik, Hasil Operasi Senyap BNNP Jatim
Kamis 02-07-2026,08:45 WIB
Ungkap 3 Ton Ganja di Gresik: BNNP Jatim Siap Rilis Kasus Terbesar, Jadi Kado HUT Ke-80 Polri
Kamis 02-07-2026,14:49 WIB
Nasi Bungkus dan Panggung Sandiwara
Kamis 02-07-2026,16:39 WIB
Dandim dan Kajari Jember Rangkul Tokoh Lintas Agama, Komitmen Jaga Kerukunan
Terkini
Kamis 02-07-2026,22:05 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Cetak SDM Sehat Menuju Indonesia Hebat
Kamis 02-07-2026,22:02 WIB
Tinggalkan Profesi Kurir Paket, Pria Surabaya Jadi Pengirim Ganja dan Sabu
Kamis 02-07-2026,21:57 WIB
Data Jadi Dasar Penentuan Prioritas, Pemkab Lumajang Perbaiki 282 Rumah Tidak Layak Huni
Kamis 02-07-2026,21:55 WIB
Sekjen ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Per Tahun
Kamis 02-07-2026,21:52 WIB