Kediri, memorandum.co.id- Satreskrim Polres Kediri berhasil mengamankan 15 orang pendekar atau pesilat. Mereka diduga terlibat pengeroyokan. Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan para tersangka sudah diperiksa dan kini ditahan. Dari kasus ini polisi menyita barang bukti di antaranya satu sabit, satu batu, satu potong kayu, dan dua helm dalam keadaan pecah. “Tim Satreskrim berhasil mengungkap lima kejadian yang meresahkan masyarakat. Semua kejadian ini saling berkorelasi dan melibatkan berbagai perguruan silat yang ada di Kabupaten Kediri, baik korban maupun pelakunya,” jelas AKP Rizkika, Selasa (27/9/2022). Kejadiannya berawal Sabtu (17/9/22) saat pesta rakyat yang diadakan di wilayah Kabupaten Kediri selatan. Sekelompok orang beranggotakan berbagai perguruan silat di Kediri melakukan konvoi bersama. Ini berakhir dengan insiden penganiayaan oleh beberapa oknum terhadap salah satu korban yang merupakan anggota dari perguruan silat lainnya. Tersangka yang diamankan, mengaku pada kejadian ini tidak ada sasaran yang pasti. Mereka hanya menyasar sembarang orang secara acak untuk dijadikan korban dan dikeroyok. Akibat kejadian ini, ada kelompok pesilat lain yang tidak terima dan berusaha membalas dengan cara yang sama. Terjadilah insiden pembacokan di Kecamatan Papar, Kediri pada Senin (19/9/22). Ini menyebabkan salah satu pesilat mengalami luka di lengannya akibat sabetan celurit. Selain melakukan penganiayaan, dua orang tersangka asal Jombang dan satu orang asal Lamongan ini juga melakukan perusakan sebuah warung kopi milik warga yang menjadi TKP. Aksi balas membalas antar pesilat terus berlanjut. Selang enam hari, Minggu (25/9/22), sekitar pukul 04.00 kejadian yang sama kembali terulang di Kecamatan Kras, Kediri. Insiden yang memakan korban pesilat. Secara keseluruhan, terduga pelaku merupakan orang yang berbeda di setiap kejadian. Polisi berhasil meringkus 15 pendekar yang dijadikan tersangka dalam kasus ini. 11 tersangka dewasa dan empat tersangka anak di bawah umur. “ Tiga orang tersangka lainnya saat ini masih dalam tahap pengejaran. Sudah kita terbitkan sebagai DPO,” ujar AKP Rizkika. Akibat aksinya, tersangka terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara dikarenakan salah satu dari ke 15 tersangka merupakan seorang residivis. Polisi mengamankan berbagai barang bukti yang digunakan pelaku di TKP berupa pakaian,celurit, batu, kayu, dan dua helm dalam keadaan pecah. (iku)
Terlibat Pengeroyokan, 15 Pendekar Diamankan
Selasa 27-09-2022,18:41 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,08:00 WIB
Nekat Melintas, Pemuda Jember Tewas Tergilas KA Sangkuriang di Perlintasan Tanpa Penjaga
Kamis 14-05-2026,13:59 WIB
Gubernur Khofifah Kepincut Keripik Kulit Patin SMKN 1 Tulungagung, Plt Bupati Apresiasi Perhatian Pemprov
Kamis 14-05-2026,12:59 WIB
Film Dokumenter 'Pesta Babi' Tuai Kontroversi Panas
Kamis 14-05-2026,07:00 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Missing Link Pemicu Keracunan MBG di Surabaya
Kamis 14-05-2026,10:00 WIB
Misi Kemanusiaan dari Perkebunan: Tiga Aktivis Resmi Nahkodai PDP Kahyangan Jember
Terkini
Kamis 14-05-2026,21:47 WIB
Polres Lamongan Sterilisasi dan Lakukan Body Screening di Gereja
Kamis 14-05-2026,21:38 WIB
Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp 7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20 Persen
Kamis 14-05-2026,21:04 WIB
Australia dan Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Festival Film
Kamis 14-05-2026,21:00 WIB
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Daop 8 Surabaya
Kamis 14-05-2026,20:50 WIB