Gresik, memorandum.co.id - Petrokimia Gresik berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa penuh mimpi melalui program Petrokimia Gresik Mengajar yang diselenggarakan di sepuluh sekolah tingkat SD sekitar perusahaan, baru-baru ini. Dukungan juga diberikan dalam bentuk bantuan beasiswa dan uang pembinaan guru senilai Rp 135 juta. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, program mengajar dengan tema “Sehari Berbagi Mimpi, Selamanya Menginspirasi” ini adalah salah satu bentuk kepedulian Petrokimia Gresik untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di tanah air, sehingga mereka tangguh dalam menghadapi segala tantangan. “Kunci keberhasilan pendidikan tidak cukup dengan hanya menguasai seluruh materi dalam kurikulum, tapi juga harus dilihat dari seberapa kuat motivasi para pelajar untuk berjuang mewujudkan cita-cita mereka. Di sini kami yang merupakan bagian dari BUMN dengan peranan sebagai agen pembangunan hadir untuk menginspirasi dan menguatkan semangat anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah,” ujar Dwi Satriyo Petrokimia Gresik Mengajar ini merupakan rangkaian dari peringatan “50 Tahun Petrokimia Gresik”. Adapun sepuluh sekolah yang menjadi sasaran yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) NU Lumpur, MIS Poemusgri, SD Negeri 3 Gresik, SD Negeri 15 Gresik, dan MIS Futuhatul Ulum. Berikutnya, Petrokimia Gresik Mengajar juga digelar di SD Negeri 4 Gresik, SD Negeri 12 Gresik, SD Negeri 2 Gresik, SD Negeri 44 Gresik, serta MIS Miftahul Ulum. Dimana masing-masing sekolah mendapatkan bantuan senilai Rp12 juta hingga Rp15 juta. “Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sekolah dan para guru. Pendidikan adalah gerakan mencerdaskan bangsa dan harus melibatkan semua pihak, termasuk Petrokimia Gresik. Karena itu, kami akan terus memperluas jangkauan dari kegiatan Petrokimia Gresik Mengajar," tandasnya. Kedepan kegiatan Petrokimia Gresik Mengajar yang merupakan program tahunan ini juga akan dilaksanakan di beberapa SMA/SMK yang ada di Gresik, Magelang, Yogyakarta, dan Bali. Sementara, kegiatan ini sebenarnya telah dimulai Petrokimia Gresik sejak sebelum pandemi Covid-19 tahun 2019, dimana saat itu dikemas dalam program “PG Milenial Mengajar” dengan sasaran SD yang ada di Pulau Bawean. Terakhir, Dwi menambahkan, Petrokimia Gresik Mengajar ini tidak hanya untuk meningkatkan derajat pendidikan di tanah air, tapi juga menjadi media belajar kepemimpinan dan kesadaran sosial bagi Insan Petrokimia Gresik yang didominasi generasi Milenial, sehingga dalam menjalankan operasional bisnis perusahaan juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan. "Petrokimia Gresik selalu berkomitmen untuk tumbuh dan menjadi berkah bagi masyarakat. Nah, Petrokimia Gresik Mengajar ini adalah salah satu media bagi kami untuk menanamkan komitmen tersebut kepada generasi penerus perusahaan sejak awal, sehingga manfaat yang diberikan perusahaan semakin besar lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya. (and/har)
Petrokimia Gresik Mengajar Cetak Generasi Penerus Bangsa
Senin 26-09-2022,11:06 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 22-01-2026,22:07 WIB
Fenomena Poligami di Surabaya: Istri Pertama Justru Carikan Istri Kedua untuk Suami
Kamis 22-01-2026,20:37 WIB
Pemotor Patah Kunci, Personel Turjagwali Satlantas Polres Kediri Kota Sigap Beri Bantuan
Kamis 22-01-2026,19:57 WIB
Dekatkan Layanan Pertanahan, 17 Camat di Jember Resmi Menyandang Status PPATS
Kamis 22-01-2026,20:16 WIB
Mahasiswa Unikama Keluhkan Sarana Prasarana Kampus, Ini Penjelasan Rektor
Kamis 22-01-2026,20:30 WIB
Perhutani KPH Nganjuk dan Kediri Perkuat Sinergi Hukum Dengan Kejari Nganjuk
Terkini
Jumat 23-01-2026,18:59 WIB
Akselerasi Sertifikasi Tanah Wakaf, Kakanwil BPN Jatim Targetkan Kepastian Hukum Aset Keagamaan
Jumat 23-01-2026,18:52 WIB
Wali Kota Surabaya Jamin UKT Mahasiswa Prasejahtera Aman, Bongkar Penyusupan Beasiswa
Jumat 23-01-2026,18:44 WIB
Empat Kali Curi HP di Lapangan Bogowonto Surabaya, Dua Pemuda Dibekuk Polsek Wonokromo
Jumat 23-01-2026,18:40 WIB
Proyek TPS Keputran Selatan Dinilai Amburadul, Eri Cahyadi Minta Disikat Jika Tak Sesuai Perencanaan
Jumat 23-01-2026,18:34 WIB