Surabaya, memorandum.co.id - Pencurian dengan kekerasan makin marak di di Kota Pahlawan. Tindak pidana paling meresahkan itu telah banyak memakan korban. Seperti yang dilakukan Donald Daud, begal sadis yang beraksi dengan modus menyaru sebagai penumpang taksi online. Akibat perbuatannya, ia tuntutan 3 tahun penjara di PN Surabaya, Kamis (15/9/2022). Jaksa penuntut umum Darwis menyatakan Donald bersama temannya, Rian Winata yang masih buron terbukti merampas mobil taksi online yang dikemudikan Sudarmadji di perumahan elite kawasan Surabaya Barat pada 3 Juni lalu. "Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan," tegas jaksa Darwis saat membacakan surat tuntutan dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Jaksa Darwis dalam dakwaannya menjelaskan, Donald bersama Rian awalnya memesan taksi online dari Jalan Raya Yos Sudarso. Sudarmadji yang menerima pesanan melalui aplikasi menjemput keduanya. Terdakwa Donald duduk di kursi depan samping Sudarmadji sedangkan Rian di kursi belakang. Tujuan mereka Jalan Bukit Golf kawasan perumahan elite Surabaya Barat. Sesampainya di kawasan perumahan, Donald dan temannya mengajak Sudarmadji berputar-putar dengan dalih mencari alamat rumah Pak Pras. Ketiganya sempat bertanya kepada satpam perumahan dan tidak menemukan alamat yang sebenarnya fiktif tersebut. Sudarmadji lalu diajak di tempat sepi. Setelah mobil terparkir, Rian langsung turun untuk membuka pintu depan samping kemudi dan langsung menjerat leher Sudarmadji dengan ikat pinggang. Terdakwa Donald yang duduk di samping Sudarmadji kemudian memukul kepala sopir itu dengan tangannya hingga berdarah. Sudarmadji berhasil lolos setelah merendahkan kepalanya hingga ikat pinggang yang dijeratkan ke lehernya lepas. Dia mengambil kunci mobil dan menbunyikan klakson. Satpam perumahan, Ragil Dermawan yang mendengar bunyi klakson bergegas datang bersama teman-teman satpam lainnya. Donald berhasil ditangkap satpam sedangkan Rian melarikan diri. Donald yang tidak didampingi pengacara memohon waktu kepada majelis hakim untuk menyampaikan pembelaan secara tertulis. Dia memohon hakim meringankan hukumannya. "Saya akan buat pleidoi tertulis dulu, yang mulia," kata Donald kepada majelis hakim. (jak)
Begal Taksi Online Dituntut 3 Tahun Penjara
Kamis 15-09-2022,19:07 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,14:41 WIB
GMNI Jember Bongkar Gurita Politik dan Konflik Kepentingan di Balik SPPG
Minggu 19-04-2026,19:42 WIB
Joko Anwar Berencana Pensiun dari Dunia Film Demi Mencari Ketenangan Batin
Minggu 19-04-2026,09:27 WIB
Perkuat Tertib Aset Kampus, Kantah ATR/BPN Tulungagung Serahkan 31 Sertipikat ke UIN Satu
Minggu 19-04-2026,16:04 WIB
Tiga Kali Sidak Tetap Nekat Buka, Warga Kedung Baruk Tuntut Penutupan Permanen Casbar MERR
Minggu 19-04-2026,14:03 WIB
Gagal Bobol Rumah Warga, Motor Maling di Wonorejo Hangus Dipanggang Massa
Terkini
Senin 20-04-2026,06:55 WIB
Muscab PPP Mojokerto Panaskan Mesin Politik, Arief Winarko Dorong Kader Turun ke Pesantren
Senin 20-04-2026,06:34 WIB
Akademisi Unesa Ungkap Penyebab Dana Tilang Mengendap: Minimnya Informasi ke Masyarakat
Senin 20-04-2026,06:04 WIB
Arsenal Tumbang di Etihad, Arteta Tegaskan Perburuan Gelar Liga Inggris Belum Berakhir
Senin 20-04-2026,05:10 WIB
Manchester City Tekuk Arsenal 2-1, Haaland Bikin Persaingan Gelar Liga Inggris Kian Membara
Senin 20-04-2026,04:20 WIB