Lumajang, memorandum.co.id - Kemarin, Kamis (8/9/2022), ada puluhan mahasiswa mengatasnamakan Komite Mahasiswa Penegak Hukum (Kompak) mengelar aksi damai di Adipura Kabupaten Lumajang. Aksi damai ini digelar dalam rangka mendukung polisi memberantas mafia tanah di Kabupaten Lumajang. “Kami datang ke sini untuk memberikan dukungan kepada kepolisian dalam memberantas mafia tanah, khususnya terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pemanfaatan Lahan," kata Koordinator aksi, Naufal Rafi Ramzi. Ia menyakini bahwa atensi Polri dalam penanganan kasus mafia tanah tidak akan terganggu. Apalagi kepolisian memiliki organisasi yang kuat, sehingga pengusutqn kasus yang bersentuhan dengan rakyat tidak akan tergoyahkan. Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Dermawan mengatakan, aksi yang dilakukan para mahasiswa ini adalah sebagai bentuk dukungan untuk memberantas mafia tanah di wilayah hukum Polres Lumajang. Dewa mengaku tak akan segan melakukan tindakan tegas segala bentuk premanisme dan tindakan intimidatif soal pertanahan. "Memang itu tugas kami sebagai aparat kepolisian," kata Dewa "Akan tetapi, dengan adanya dukungan ini, justru menambah motivasi kami untuk lebih tegas lagi dalam menangani mavia tanah di Kabupaten Lumajang," imbuh dia. Ia berpesan kepada masyarakat Lumajang agar tidak mudah percaya dengan segala bentuk embel-embel mafia tanah. Sebab, akhir-akhir ini di Lumajang banyak lahan milik Perhutani dan Taman Nasional yang ingin dikuasai oleh mafia tanah dengan alasan bisa menguruskan dan masyarakat akan mendapatkan haknya. "Itu tidak boleh, tentunya harus melalui mekanisme, dalam hal ini pelpasan hak dalam negara seperti apa modelnya. Itu tentunya harus melibatkan pihak agraria tata ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN)," pungkas Dewa.(fdn)
Pesan Kapolres Lumajang Agar Terhindar dari Jeratan Mafia Tanah
Jumat 09-09-2022,18:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 13-05-2026,21:25 WIB
Rindu Kemanunggalan TNI, Warga Silo Sambut Hangat Rencana Markas Yon Teritorial Pembangunan
Rabu 13-05-2026,16:43 WIB
Pemuda 19 Tahun Diduga Bunuh Diri, Tergantung di Kontrakan Gayungan Surabaya
Rabu 13-05-2026,19:24 WIB
DPRD Surabaya Kritik Pelaksanaan MBG di Hadapan Menteri HAM
Rabu 13-05-2026,21:32 WIB
Mengusung Filosofi From Farm to Table, TradiSea Sukses Manfaatkan Potensi Lokal Situbondo
Rabu 13-05-2026,16:53 WIB
Menteri HAM Soroti Buruknya Manajemen MBG di Surabaya
Terkini
Kamis 14-05-2026,13:34 WIB
Polsek Wiyung Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih di GKJW
Kamis 14-05-2026,13:25 WIB
Pastikan Ibadah Kondusif, Polsek Mulyorejo Amankan 21 Gereja dan Area Pakuwon Mall
Kamis 14-05-2026,12:57 WIB
Cegah Risiko Kecelakaan, PT Terminal Teluk Lamong Cetak Petugas P3K Andal
Kamis 14-05-2026,12:34 WIB
Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Aman, Polsek Rungkut Jaga Ketat Gereja GKKA
Kamis 14-05-2026,12:11 WIB