Surabaya, memorandum.co.id - Pusat Penjaminan Mutu Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas kembali terpilih sebagai pihak perguruan tinggi mitra penyelenggara pembinaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di program studi. Hal tersebut ditetapkan langsung oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Tujuannya, untuk memberikan pelatihan kepada perguruan tinggi yang program studinya masih memiliki akreditasi baik atau C sesuai dengan pelaporan SPMI pada laman http://spmi.kemdikbud.go.id/. Wakil Rektor I Bidang Akademik UHW Perbanas Dr Drs Emanuel Kristijadi MM mengatakan, Sistem Penjaminan Mutu pendidikan tinggi (Dikti) ada 3 pilar yang harus dilakukan, meliputi pelaporan pangkalan data dikti, sistem penjaminan mutu, dan sistem penjaminan mutu eksternal atau akreditasi perguruan tinggi maupun program studi. Fokus pelatihan yang dijalankan UHW Perbanas adalah SPMI, karena hasilnya nanti digunakan untuk akreditasi. ”Kalau peserta yang sekarang itu lebih banyak adalah perguruan tinggi yang akreditasinya masih C atau bahkan belum terakreditasi. Itulah yang diamanahkan kementerian (kemdibudristek, red) dengan menunjuk 8 perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan pembinaan kepada perguruan tinggi yang memerlukan binaan,” jelasnya di sela pembinaan SPMI program studi di UHW Perbanas, Senin (29/8). Lanjut Didik, praktik-praktik yang dilakukan oleh UHW Perbanas terdapat 6 program kegiatan. Adapun rinciannya, yaitu sosialisasi atau diseminasi SPMI Dikti, merancang SPMI di perguruan tinggi, Implementasi SPMI, mengintegrasikan SPMI dengan akreditasi atau SPME (Sistem Penjaminan Mutu Eksternal), sharing terkait praktik SPMI di UHW Perbanas, dan program terakhir melakukan perumusan tata kelola menuju perguruan tinggi yang lebih unggul. ”Enam program ini kita kemas menjadi tiga bentuk kegiatan, yaitu sosialisasi, workshop atau pelatihan, serta bentuk terakhir berupa bimbingan teknis dan magang,” urainya. Untuk diketahui, UHW Perbanas saat ini memberikan pembinaan SPMI program studi untuk 13 perguruan tinggi. Mereka berasal dari beberapa wilayah, mulai dari Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Perguruan tinggi yang dibina meliputi, Sekolah Tinggi Bisnis dan Manajemen Dua Saudara, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi El Fatah Manado, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang, STISIPOL Mujahidin, STMIK Adhi Guna, Universitas Alkhairaat, Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Sari Mulia, Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon, Universitas Soerjo, dan Universitas Widya Dharma Pontianak. ”Perguruan tinggi peserta ini bukan kami yang memilih, tapi yang memilih dari kementerian dan kami (UHW Perbanas) ditunjuk sebagai perguruan tinggi mitranya,” tandas Didik. (bin)
UHW Perbanas Dampingi 13 Perguruan Tinggi Tingkatkan Sistem Penjaminan Mutu
Senin 29-08-2022,12:04 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-07-2026,20:53 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (5): Fee Proyek DPUPR Terungkap, Saksi Sebut Tidak Ada Perintah dari Maidi
Selasa 21-07-2026,21:59 WIB
Bendungan Lahor Resmi Ditutup untuk Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus 2026
Rabu 22-07-2026,11:00 WIB
Profit Melejit, BDL Gesit: Kinerja Moncer Dorong Kenaikan PAD Lamongan
Selasa 21-07-2026,20:17 WIB
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung
Terkini
Rabu 22-07-2026,18:34 WIB
Yusril Tegaskan Deportasi Abdul Karim Tak Berkaitan dengan Dukungan Indonesia ke Palestina
Rabu 22-07-2026,18:33 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi Usut Tuntas Skandal KBS, Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar
Rabu 22-07-2026,18:30 WIB
BGN Gandeng Kejagung Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
Rabu 22-07-2026,18:25 WIB
Komjak Pantau Langsung Penanganan Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
Rabu 22-07-2026,18:20 WIB