Surabaya, memorandum.co.id - Mundzar Fahmi benar-benar dibuat gila oleh program trading. Untuk memenuhi hasratnya tersebut, ratusan juta uang perusahaan tempatnya bekerja di PT Kharisma Kencana Nusantara digelapkan. Modusnya, dia mengajukan dengan cara melebihkan uang operasional. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar dalam dakwaannya menyatakan, Mundzar yang bekerja sebagai administrasi operasional perusahaan mengajukan dana kebutuhan operasional di perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi tersebut. Di antaranya, untuk uang operasional dan uang saku sopir. Selain itu, untuk keperluan dapur, ATK dan kebutuhan lain. Namun, dana yang diajukan diam-diam disebutkan terdakwa. Kebutuhan operasional yang seharusnya hanya Rp 343 juta dilebihkan menjadi Rp 770 juta. "Sisa uang tersebut digunakan dan diambil terdakwa sendiri untuk keperluan sehari-hari dan untuk trading," kata jaksa Sulfikar dalam dakwaannya. Akibat perbuatan terdakwa, perusahaan dirugikan Rp 360 juta. Jaksa Sulfikar menuntut terdakwa Mundzar pidana selama dua tahun penjara. "Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan," tegas jaksa Sulfikar saat membacakan surat tuntutan dalam sidang secara video call di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (24/8/2022). Mundzar mengakui semua perbuatannya. Dia memohon kepada majelis hakim agar meringankan hukumannya. Dia mengaku tidak bisa mengembalikan uang yang sudah digelapkannya. "Sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari dan bermain trading," ujar Mundzar. (jak)
Demi Bermain Trading, Karyawan Gelapkan Uang Perusahaan
Rabu 24-08-2022,18:13 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-10-2026,15:54 WIB
Terseret Pungli, Pemkot Surabaya Bebastugaskan Oknum Lurah dan Pecat 4 Pegawai DLH
Sabtu 03-10-2026,18:24 WIB
PSMP Desak Manajemen Terbuka, Kerugian Akumulatif Rp43,99 Miliar di PDAM Lumajang Jadi Sorotan
Sabtu 03-10-2026,10:20 WIB
Mutasi Besar-besaran Kapolri: Ini Daftar 19 Kapolda dan 2 Wakapolda yang Diganti
Sabtu 03-10-2026,14:36 WIB
Dibacok Tunangan di Gresik, Korban Disebut Anak Lurah di Surabaya
Sabtu 03-10-2026,11:20 WIB
Tiga Srikandi MI Bahrul Ulum Blawi Lamongan Siap Guncang OMI Jawa Timur
Terkini
Minggu 04-10-2026,08:56 WIB
Tak Sekadar Harga Murah, Mitsubishi Srikandi Wiyung Ungkap Pentingnya Jaringan Layanan dan Kepastian Legalitas
Minggu 04-10-2026,08:49 WIB
Kunjungi Bangkalan, Dirjen Dukcapil dan Bupati Lukman Hakim Tinjau Pelayanan Adminduk di MPP
Minggu 04-10-2026,08:03 WIB
Hadiri Wisuda Univeritas Adi Buana Surabaya, Wamendiktisaintek Tekankan Pentingnya Guru Inovatif
Minggu 04-10-2026,06:46 WIB
Pemilihan BPD Desa Karang Lamongan Ricuh, Hak Suara Warga Diduga Dikebiri dan Syarat Etika Ditebas
Minggu 04-10-2026,06:37 WIB