Surabaya, memorandum.co.id - Usai secara resmi dikenalkan dalam gelaran akbar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Hyundai Stargazer kini bisa dinikmati oleh publik Jawa Timur. Regional Manager PT Hyundai Motors Indonesia Agustian Ferikles menjelaskan, MPV fenomenal ini menjadi kendaraan keempat yang produksinya dilakukan di dalam negeri, tepatnya di Pabrik Hyundai Motor Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. "Stargazer adalah warna baru, yang diharapkan menjadi tolok ukur baru di kelasnya berkat tampilan memikat dan interior lapang sesuai kemauan masyarakat Indonesia," ujar Agustian dalam keterangan resminya, Selasa (16/8/2022). Pihaknya optimis Stargazer bisa diterima oleh masyarakat Surabaya dan Jawa Timur karena desainnya yang segar dan kabin lapang, sekaligus jaminan komplet service gratis hingga ketersediaan suku cadang. “Selain itu Stargazer memiliki program jaminan pelunasan angsuran untuk pemilik Stargazer dan jaminan biaya perawatan untuk 7 penumpang jika terjadi kecelakaan,” kata dia. Agustian menambahkan, Hyundai juga ingin lebih dekat dengan seluruh masyarakat Jawa Timur dengan memperluas jaringan dealer serta melakukan aktivitas di beragam tempat di Jawa Timur. Dia menegaskan, Hyundai ingin menjawab keresahan masyarakat Jawa Timur dengan menyediakan produk yang dibanderol dengan harga terjangkau, tetapi memiliki fitur canggih di kelasnya. Apalagi Hyundai berani menjamin harga jual kembali sampai 70%. “Dan ada gratis jasa service selama 5 tahun dan suku cadang selama 4 tahun,” urai Agustian. Dengan beragam keunggulan yang dimiliki oleh Hyundai Stargazer, Agustian telah menyiapkan event pameran di beberapa kota besar di Jawa Timur agar masyarakat bisa mencoba mengemudikan Hyundai Stargazer. "Hyundai Stargazer ini mengusung tipologi konsep kendaraan Sleek One Box yang membuat kendaraan ini tampak dinamis, ekspresif, dan futuristis. Ciri khas ini diperkuat dengan adanya Horizontal DRL yang melintang pada bagian depan kendaraan," paparnya. Horizontal DRL yang disematkan, kata dia, menjadi tanda bahwa Stargazer diluncurkan pertama kali di Indonesia, sebuah negara yang terletak di garis Khatulistiwa. Pada bagian belakang kendaraan, Hyundai memperkuat identitas Stargazer dengan Distinctive H Rear Lamp yang ikonik. Lampu belakang berbentuk huruf H memungkinkan Stargazer mudah dikenali sebagai produk Hyundai meski tampak dari kejauhan. Huruf H yang simetris juga melambangkan keseimbangan, kesatuan, dan keharmonisan yang menghubungkan Indonesia dari bagian Barat hingga ke Timur. Desain yang dirancang menunjukkan inovasi Hyundai dalam menggabungkan teknologi dan nilai-nilai emosional. "Dari segi dimensi kendaraan, Hyundai Stargazer dipastikan menjadi MPV tangguh yang siap menemani setiap perjalanan keluarga Indonesia," tuturnya. Hal ini dikarenakan Hyundai Stargazer memiliki dimensi panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, jarak sumbu roda sepanjang 2.780 mm, serta jarak overhang sisi depan 800 mm dan sisi belakang sepanjang 880 mm. Lebih lanjut, ground clearance dari Hyundai Stargazer setinggi 195 mm membuatnya semakin andal melalui kontur jalanan yang bergelombang dan berbatu. "Interiornya yang lapang dengan ruang penyimpanan praktis multifunctional storage space menjadi konsep utama dalam mendesain interior Stargazer," ucapnya. Dengan konsep ini, Stargazer memaksimalkan ruang yang tersedia untuk penyimpanan, seperti adanya glove box, console tray, cup holder pada sisi pintu, dan lainnya. "Banyaknya ruang penyimpanan yang praktis membuat ruang kabin jauh lebih lega tanpa mengurangi kenyamanan penumpang. One Curve Design pada kendaraan menciptakan lengkungan di langit-langit kendaraan, sehingga menghasilkan headroom dari baris pertama hingga ketiga menjadi jauh lebih lapang. Selain itu, suasana mewah semakin terasa dengan Ambient Mood Lighting yang menghiasi interior Stargazer," tuntas Agustian. (bin)
Hyundai Stargazer Resmi Masuk Pasar Jawa Timur
Selasa 16-08-2022,18:30 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,12:35 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (3): Kadindik Akui Ada Dana Taktis untuk Bayar Utang Tapi Tak Dilaporkan
Minggu 19-07-2026,14:55 WIB
Catatan Merah Eks Kadindik Jatim Syaiful Rachman, dari DAK Rp63 Miliar ke Proyek SMK Rp179 Miliar
Minggu 19-07-2026,14:01 WIB
JCFF 2026 Jadi Panggung UMKM Ekspor, Buyer dari China hingga Nigeria Mulai Melirik
Minggu 19-07-2026,12:18 WIB
Haul Masyayikh Nusantara 2026, 122 Ribu Jemaah Padati Situbondo, Doakan Bangsa Lewat Salawat
Minggu 19-07-2026,10:05 WIB
99th Anniversary Game Kontra PSIS Jadi Ajang Coach Tavares Uji Takktik Baru Persebaya
Terkini
Minggu 19-07-2026,21:38 WIB
Indonesia Harus Bangkit
Minggu 19-07-2026,21:00 WIB
Honda Vario Misterius Ditinggalkan di Halaman Sekolah Kembangbahu Lamongan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Minggu 19-07-2026,20:54 WIB
Warga Protes Larangan Dump Truk Masuk Dusun Tawun Lamongan, Kades Sebut Tak Ada Perdes
Minggu 19-07-2026,20:14 WIB
Tiga Pilar Singonegaran dan Mahasiswa KKN Tanam Bibit Terong Dukung Ketahanan Pangan
Minggu 19-07-2026,19:25 WIB