Surabaya, memorandum.co.id - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ditarget menang Pemilu dan Pilpres 2024. Karena itu, KIB berharap koalisi bisa menyelesaikan persoalan-persoalan kerakyatan. Kiga ketua umum (ketum) partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu, yakni Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkilfi Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa, belum juga membeberkan siapa calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan, KIB harus wujudkan sehat ekonomi, sehat manusia, dan sehat bumi. “KIB wujudkan visi misi yang paten,” tegas Airlangga Hartarto saa berkumpul di Hotel Shangri-La, Surabaya, Minggu (14/8)/2022. Airlangga menyebutkan, visi misi yang disampaikan merupakan masukan untuk mengawal kesejahteraan rakyat. Ketahanan panggan, energi menjadi tantangan ke depan. "Kegiatan ini adalah visi misi KIB, dan ini disampaikan tiga ketum," ujar Airlangga. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI ini menambahkan, dalam visi misi tersebut ditekankan pentingnya politik persatuan. Pihaknya pengin menghindari politik identitas dalam koalisi. "Kita melaunching program ke depan yaitu Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (Paten). Dalam paten itu ditekankan periode krusial Indonesia adalah 2025-2035, dimana bonus demografi Indonesia 191 juta penduduk," kata dia. Lanjut Airlangga, bangsa Indonesia harus mengakselerasi ekonomi. “Agar rakyat Indonesia) mencapai kesejahteraan," kata dia. Sementara itu, Zulkifli Hasan Ketum PAN-bilang, memanfaatkan bonus demografi, Indonesia harus punya arah. “Nah, KIB inilah yang bakal mewujudkan arah tersebut. Pelabagai gagasam telah ditumpahkan dalam program bernama Paten,” tegas politisi yang akrab disama Zulhas ini. Lanjut Zulhas, secara konsep Indonesia harus punya arah menjadi bangsa yang produktif dan maju. “Ayo kita bertengkar gagasan. Tidak ada negara maju tanpa berdaulat energi dan pangan. Kami sampaikan gagasan dan konsep itu," katanya. Sementara itu, Suharso Manoarfa menyampaikan, KIB lebih mengarah ke politik gagasan. Sama halnya Airlangga, gagasan yang dibuat oleh tiga partai ini mengarah ke bonus demografi. Menurutnya, bonus demografi menjadi peluang untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju. "Kita kenalkan politik gagasan, kita lihat sisi demografi, disebutkan ada bonus demografi. Setiap bangsa punya bonus demografi sekali. Harus kita manfaatkan. Kita lakukan program Paten," tegas Suharso Manuarfa yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dalam Paten yang disampaikan tiga ketum partai itu, menyampaikan tujuh inisiatif utama. Pertama, percepatan perbaikan dan transformasi kesejahteraan rakyat, kedua pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial. Selanjutnya, ketiga pemerataan akses pendidikan dan pelatihan, keempat ketahanan sistem, kelima ketahanan NKRI, keenam transformasi kelembagaan dan birokrasi serta ketujuh kepemimpinan dan hubungan internasional. (day)
KIB Target Menang Pemilu dan Pilpres 2024
Minggu 14-08-2022,18:57 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 14-08-2026,12:55 WIB
Empat JPTP Pemkot Madiun Mulai Dilirik ASN Luar Daerah
Jumat 14-08-2026,09:30 WIB
Tio Ferdian Klarifikasi, Aulia: Saya Menolak Hubungan Seksual, Namun Tetap Terjadi
Jumat 14-08-2026,06:26 WIB
Presiden Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional hingga 2 Juta Unit
Jumat 14-08-2026,08:36 WIB
Ada Perbedaan Fakta, Tio Ferdian Rahmana Klarifikasi Soal Isu Aborsi yang Viral
Jumat 14-08-2026,14:06 WIB
Kasus Korupsi Madiun, 63 Saksi dan Ahli Dihadirkan, JPU KPK Tuntaskan Pembuktian Dakwaan Maidi Cs
Terkini
Jumat 14-08-2026,21:27 WIB
Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, KAI Tambah Kapasitas KA di Blitar untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jumat 14-08-2026,21:24 WIB
Radar MBG Disiapkan, Bupati Lumajang: Masyarakat Lebih Mudah Akses Informasi Program
Jumat 14-08-2026,20:54 WIB
Komunitas CAB Lumajang Gelar Tasyakuran, Tiga Anggota Berprestasi di Lomba Karaoke
Jumat 14-08-2026,20:42 WIB
Puan Maharani Minta Pemerintah Jaga Empat Hal dalam APBN 2027 di Jakarta
Jumat 14-08-2026,20:39 WIB