Malang, memorandum.co.id - Jajaran Unit Reskrim Polsek Tumpang berhasil membekuk pengedar pil dobel L. Mereka adalah FTS (21), warga Kecamatan Pakisaji dan AS (21), warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. “Mereka kami tangkap pada Minggu (24/7/2022) setelah melakukan transaksi,” terang Kapolsek Tumpang AKP Bagus Wijanarko, Rabu (27/7/2022). Mereka berdua dibekuk seusai melakukan transaksi sekitar pukul 23.30, di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang. Awalnya, berdasarkan laporan masyarakat bahwa di wilayahnya sering dijadikan transaksi obat-obatan terlarang. Petugas langsung bergerak ke alamat sesuai dengan info yang didapat. Diamankan, FTS alias Konyol, warga Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji. Dari tangan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa pil dobel L sebanyak 6 kantong plastik yang berisi 100 butir yang terbukus plastik transparan. Juga 1 HP Samsung J2 prime warna gold serta uang tunai Rp160.000. “Kami juga menangkap 1 orang atas nama AS yang saat itu sedang melakukan transaksi dengan FTS,” kata Bagus. AS warga Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Dari tangan tersangka kedua ini diamankan barang bukti pil dobel L sebanyak 11 tik yang berisi 8 butir dan uang tunai. Selanjutnya, Polsek Tumpang melakukan pengembamgan serta penyelidikan. “Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka karena kegiatan peredaran obat terlarang ini pasti tidak berhenti pada seorang saja melainkan masih ada rentetan pelaku lain,” jelasnya. Akibat tindakannya, mereka dijerat dengan UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan, utamanya yang terkandung dalam pasal 196 sub pasal 197. Setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan barang terlarang tanpa seizin pemerintah. “Mereka diancam hukuman kurungan selama-lamanya 12 tahun serta denda untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Bagus. (kid/ari)
Polsek Tumpang Amankan Pengedar Pil Dobel L
Rabu 27-07-2022,18:49 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Senin 11-05-2026,07:59 WIB
Indonesia Jadi Incaran Markas Sindikat Scamming Internasional, Ratusan WNA Diringkus
Senin 11-05-2026,06:00 WIB
Janji Kerja di RSUD Berujung Pilu, Belasan Pemuda Pasuruan Lapor Polisi
Senin 11-05-2026,07:48 WIB
Pakar Hukum Pidana Sebut Penagihan Agresif Debt Collector Bisa Masuk Ranah Pidana
Senin 11-05-2026,07:28 WIB
Kasus Lexus Ditarik Debt Collector, Akademisi Unesa: Leasing Tak Bisa Lepas Tangan, Ikut Tanggung Jawab!
Terkini
Senin 11-05-2026,20:52 WIB
Patroli Kota Presisi Polres Kediri Sasar Bank dan Pasar di Pare
Senin 11-05-2026,20:44 WIB
Eks Kapolsek Asemrowo Rugi Rp 620 Juta Investasi Wood Pellet
Senin 11-05-2026,20:41 WIB
Dana Dusun Lumajang Diprioritaskan untuk PJU dan CCTV Lingkungan
Senin 11-05-2026,20:40 WIB
DPRD Lamongan Bahas Raperda Perlindungan Peternak
Senin 11-05-2026,20:30 WIB