Surabaya, memorandum.co.id - Pasca pesta miras jenis ciu dicampur arak Bali di di Jalan Jeruk RT 03/RW 05, Banjar Melati, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, polisi mengamankan di daerah Benowo, Aziz (49), penjual miras asal Kepatihan, Menganti, Gresik. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti 1 galon kosong dan 9 botol ciu berukuran 1,5 liter. Selain mengamankan Aziz, petugas memeriksa Angga, tuan rumah hajatan. Meski sudah mengamankan dua orang saksi kunci hingga kini polisi belum menetapkan tersangka atas kejadian yang menewaskan tiga orang. "Saat ini masih kami periksa di polsek dan statusnya masih saksi," kata Kanitreskrim Polsek Lakarsantri, Ipda Bambang Setiawan, Senin (25/7/2022). Berdasarkan hasil keterangan sementara, masih kata Bambang, ada 12 orang yang ikut pesta miras pada Senin (18/7) hingga Selasa malam. "Diketahui pesta miras jenis ciu dicampur arak Bali. Mereka bawa sendiri-sendiri miras, kemudian dikumpulkan jadi satu di galon," imbuh Bambang. Pada Selasa (19/7) pagi, belum terjadi apa-apa. Bahkan para peserta pesta miras masih ikut hajatan pernikahan di rumah perempuan di Benowo. Setelah itu pulang. Baru pada Kamis-Jumat (21-22/7/2022), diketahui usai menenggak miras kepalanya ada yang merasa pusing, penglihatan terganggu, dan mual. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH). Setelah mendapatkan perawatan, tiga orang dinyatakan tewas, yakni Andi Prasetyo, Rachmad, dan Sumardi. Ketiganya warga Jalan Jeruk, Banjar Melati, Lakarsantri. Sedangkan dua lainnya, Agung dan Bowo berhasil diselamatkan setelah mendapatkan perawatan medis. "Bahkan A (Agung) sudah pulang, sedangkan B (Bowo) masih dirawat di rumah sakit," ungkap Bambang. Saat ini, untuk memastikan kandungan apa yang menewaskan tiga orang, polisi akan membawa barang bukti miras ke Labfor Polda Jatim untuk diteliti. "Paling lama seminggu keluar hasilnya," ujar Bambang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, hajatan pernikahan di Jalan Jeruk, Banjar Melati, Lakarsantri pada Senin (18/7), berakhir petaka. Tiga warga setempat tewas usai menenggak minuman keras dan dua lainnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Bakti Dharma Husada (BDH). Ketiga warga yang tewas, Andi Prasetyo, Rachmad, dan Sumardi, ketiganya warga Jalan Jeruk, Lakarsantri. Sebelum meninggal, mereka sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena dari mulut mereka keluar busa. Tapi nyawanya tidak tertolong.(rio)
Polisi Amankan Penjual Miras dan Tuan Rumah Hajatan
Senin 25-07-2022,20:28 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 30-05-2026,21:03 WIB
Pentas Budaya Meriahkan HJL Ke-457, Ketua DPRD Ajak Lestarikan Budaya Lamongan
Sabtu 30-05-2026,19:27 WIB
Wamentan dan Kepala Bappenas Tanam Padi di Lamongan, Dukung Lumbung Pangan Nasional
Sabtu 30-05-2026,20:57 WIB
Dandim Situbondo Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tuntas Tepat Waktu
Minggu 31-05-2026,06:58 WIB
Ngaku Anggota TNI, Pria Berambut Cepak Cambuk Remaja di Situbondo Pakai Selang
Sabtu 30-05-2026,19:54 WIB
Kabupaten Lumajang Raih WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Terkini
Minggu 31-05-2026,18:43 WIB
Tanggapi Isu Teror Pocong, Cak Ji: Kalau Betulan Ada, Saya Datangi Langsung
Minggu 31-05-2026,18:34 WIB
Turnamen Catur Nasional Meriahkan Hari Jadi Ke-108 Kota Madiun
Minggu 31-05-2026,18:28 WIB
Situbondo Jadi Pusat Industri Rumput Laut Terbesar di Indonesia, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Minggu 31-05-2026,18:20 WIB
Bhabinkamtibmas Desa Kraton Pantau Pertumbuhan Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Minggu 31-05-2026,18:15 WIB