Selam Masuk Popda Jatim 2026, Pacu Prestasi Atlet Pelajar
Ilustrasi aksi dua peselam cilik Jatim ketika tampil di Piala Gubernur 2026.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur menetapkan cabang olahraga selam sebagai salah satu nomor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim 2026 di Ngawi, Kamis 16 Juli 2026.
Selain selam, Popda Jatim mempertandingkan angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli indoor, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, kempo, mix material arts, menembak, panahan, petanque, pencak silat, sepak bola, ski air, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, woodball, senam, wushu, renang, panjat tebing, sepak takraw, voli pantai, dan berkuda.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur Mirza Muttaqien, mengapresiasi Gubernur Jawa Timur maupun Dispora Jatim yang tetap mempertandingkan cabang olahraga selam pada Popda.
BACA JUGA:Pengprov POSSI Jatim 2025–2029 Dilantik, Tancap Gas Perkuat Pembinaan dan Prestasi
"Satu keputusan yang sangat luar biasa yang dibuat oleh Pemprov maupun Dispora Jatim. Mengapa? Karena ada 27 pengurus POSSI kabupaten/kota se-Jawa Timur dan ada sekitar 600 atlet yang tercatat. Meskipun setiap tahun ada yang tidak melanjutkan, setiap tahun juga ada yang bertambah," katanya.
Menurutnya, kehadiran Popda memberikan kesempatan lebih luas bagi atlet pelajar untuk menunjukkan prestasi karena selama ini Pengprov POSSI Jatim rutin menggelar kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
"Semakin banyak kejuaraan semakin bagus karena para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya," ujarnya.
Ia menjelaskan, cabang olahraga selam selama ini menjadi salah satu lumbung medali emas bagi Kontingen Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Selam bahkan mencatat hattrick juara umum pada PON XIX Jawa Barat 2016, PON XX Papua 2021, dan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
"Hattrick juara umum PON itu tidak mungkin bisa terjaga bila kaderisasinya tidak berjalan. Pembibitan harus dimulai sejak usia dini atau usia sekolah karena bibit atlet berasal dari sana. Semakin banyak kejuaraan akan semakin baik karena latihan tanpa kejuaraan menjadi kurang bermakna," terangnya.
Selain itu, POSSI Jatim berkomitmen menjalankan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk terus melakukan kaderisasi atlet melalui pembinaan atlet usia dini di kalangan pelajar.

Gempur Rokok Illegal--
"Arahan dari Ibu Gubernur Khofifah tentu sangat sejalan dengan program POSSI Jatim maupun POSSI kabupaten/kota yang saat ini terus melakukan pembinaan atlet muda," katanya.
Ia berharap cabang olahraga selam juga dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
"Harapannya Dispora Jatim maupun provinsi lainnya mengusulkan selam, khususnya finswimming, masuk di Popnas. Pertimbangannya, pencapaian medali pada SEA Games beberapa waktu lalu cukup menggembirakan dan akan mengangkat level Indonesia di tingkat internasional. Jawa Timur turut bangga menjadi bagian mengibarkan Merah Putih di level internasional," pungkasnya. (yat)
Sumber:






