Malang, Memorandum.co.id - Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kusbiantoro menerangkan alasan penuntutan maksimal kepada terdakwa pencabulan yang diduga dilakukan guru tari kepada para siswinya. Kris menilai, apa yang diduga dilakukan terdakwa, kategori biadab. Pasalnya, terdakwa adalah seorang pengajar. Namun, apa yang diduga dilakukan, sungguh sama sekali tidak mencerminkan profesinya. "Kami menuntut terdakwa dengan hukuman maksimal yakni 20 tahun. Itu sebagaimana ancaman dalam pasal 81 dan 82 UU RI No.35 Tentang Perlindungan Anak. Perbuatannya, biadab ya. Korbannya 11 orang siswinya sendiri," terang Kasi Pidum ditemui Memorandum.co.id di sela peringatan Hari Bhakti Adyaksa ke-62, di kantor Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jumat (22/07/22). (edr)
Guru Tari Cabul Dituntut 20 Tahun, Ini Penjelasan Jaksa
Sabtu 23-07-2022,11:37 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-01-2026,16:22 WIB
Kunci Adaptasi Cepat Pedro Matos Bersama Pemain Persebaya
Senin 26-01-2026,15:45 WIB
Targetkan 284 Titik, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Nganjuk Terganjal Standarisasi Lahan
Senin 26-01-2026,08:27 WIB
Sambut Peserta DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan di Gresik, Wabup Alif Pastikan Kemudahan Investasi
Senin 26-01-2026,11:10 WIB
APBD 2027 Kota Madiun Difokuskan Akselerasi Visi Akhir RPJMD, Ekonomi Hijau Jadi Penopang Utama
Senin 26-01-2026,17:37 WIB
Remehkan Panggilan Sidang, Majelis Hakim Perintahkan JPU Panggil Paksa Kadisdik Jatim Aries Agung Peawai
Terkini
Selasa 27-01-2026,08:24 WIB
Perkuat Keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek Rungkut Sambang Warga
Selasa 27-01-2026,07:59 WIB
Wujudkan Acara Impian, Aston Gresik Sukses Gelar AMARAWASA Wedding & Corporate Showcase
Selasa 27-01-2026,07:45 WIB
Pererat Hubungan Masyarakat, Babinsa Pademawu Laksanakan Komunikasi Sosial di Dusun Bulung
Selasa 27-01-2026,07:17 WIB
PSG Gaet Dro Fernández, Wonderkid Barcelona Hijrah ke Paris
Selasa 27-01-2026,06:58 WIB