Surabaya, memoramdum.co.id - Problem angka kemiskinan yang masih tinggi menjadi pekerjaam rumah (PR) yang harus dikerjakan Sekdaprov Adhy Karyono, untuk segera dituntaskan. Sebab data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2021, jumlah penduduk miskin di Jatim masih dia angka 4.572.730 juta jiwa atau 11,40%. Ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Renny Pramana menjelaskan, persoalan utama di Jawa Timur yang perlu ditangani dengan cepat adalah masalah kemiskinan, kesehatan, pengangguran dan pendidikan. “Kemiskinan ekstrem di desa-desa harus menjadi landasan utama skema kebijakan Pemprov Jatim. Khususnya, dalam hal kesiapan anggaran serta program-program kongkrit antar OPD,” terang Wara Sundari Renny Pramana. Lanjut Wara Sundari Renny Praman, kehadiran sekdaprov definitif diharapkan secepatnya menjabarkan program-program yang sudah dicanangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada organisasi perangkat daerah (OPD). “Semoga bisa langsung tancap gas bersama-sama membangun kesejahteraan rakyat Jawa Timur,” terang Wara Sundari Renny Pramana. Mantan ketua DPRD Kota Kediri ini, penting untuk mengimplementasikan program-program gubernur terkait kesejahteraan rakyat (kesra). Begitu juga persoalan pengangguran. Dimana angka pengangguran di Jawa Timur yang masih cukup besar. Data BPS tahun 2021 menyebutkan angka pengangguran masih di sekitar 1.281.395 orang. Pada bulan Februari 2022 lalu, BPS menyebutkan angka pengangguran terbuka 4,81%. Disusul, ada 1,64 juta orang (5,04 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (116,65 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (81,76 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (1,37 juta orang). “Permasalahan seperti ini perlu kerja keras dari seorang sekdaprov sebagai dirijen dari para kepala OPD, agar kinerja berikutnya fokus pada hal-hal tersebut,” terangnya. Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga berharap, Sekdaprov Jatim mampu membangun sinergitas yang kuat dan solid dengan jajaran legislatif. Terlebih posisi sekdaprov sebagai ketua tim anggaran pemerintah daerah harus mampu mendengarkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui DPRD. “Jembatan komunikasi politik antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah baik, harus terus dijaga, apalagi dalam menghadapi tahun politik 2024,” pungkas Bunda Renny. (day)
Problem Kemiskinan dan Pengangguran Jadi PR Sekdaprov Jatim
Selasa 19-07-2022,18:13 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,15:19 WIB
Kapolres Pasuruan Apresiasi Anggota Teladan dengan Hadiah Umrah
Rabu 10-06-2026,15:35 WIB
Motif dan Kronologi Suami Bunuh Istri di Banyuglugur Situbondo, Pelaku Sempat Pecah Celengan untuk Kabur
Rabu 10-06-2026,13:18 WIB
Kopling Bhabinkamtibmas Ajak Petani Sukseskan Ketahanan Pangan
Rabu 10-06-2026,10:59 WIB
Respons Cepat Laporan Call Center 110, Polsek Pitu dan Tim Medis Evakuasi ODGJ Ngamuk ke RSUD Ngawi
Terkini
Rabu 10-06-2026,20:02 WIB
Gubernur Khofifah Beri Tiga Penghargaan di Expo Konstruksi Jawa Timur 2026
Rabu 10-06-2026,18:06 WIB
Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Gresik Bersama Kodim 0817 Gelar Aksi Sosial Donor Darah
Rabu 10-06-2026,17:54 WIB
Rotasi di Polresta Banyuwangi, Kasatresnarkoba dan Dua Kapolsek Berganti
Rabu 10-06-2026,17:52 WIB