Surabaya, Memorandum.co.id - Pemkot Surabaya akan menggusur sebagian stan di Pasar Keputran Selatan. Upaya dilakukan di antaranya untuk pelebaran Jalan Sulawesi. Meski akan digusur, namun para pedagang unggas tetap berjualan seperti biasa. Kawasan yang akan digusur, yakni tepat di sisi barat pasar atau tepi Jalan Sulawesi. Menanggapi soal rencana penggusuran, pedagang mengaku, mengetahui wacana tersebut sejak Oktober. Namun kapan kepastian penggusuran itu dilakukan masih belum tahu.“Kapan itu memang ada rapat membahas rencana pembongkaran,” kata seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya ketika ditemui di Pasar Keputran Selatan, Rabu (6/11). Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Piter Frans Rumaseb menjelaskan, penggusuran direncanakan pekan depan.“Kami masih rapatkan dulu. Kemungkinan minggu depan akan ditertibkan,” kata Pieter melalui sambungan telepon. Tidak hanya itu, satpol PP juga sudah sosialisasi soal penggusuran pasar itu ke pedagang sejak OKtober lalu. Dengan begitu, lanjut dia, pihaknya berharap pedagang segera pindah ke lokasi yang sudah disiapkan PD Pasar Surya sebelum satpol PP melakukan penggusuran.“Kami sosialisasi kan enggak kurang-kurang. Jadi, pedagang unggas itu tetap akan kami tertibkan. Selanjutnya,teman-teman PU (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya) langsung kerja,"jelas dia. Lebar tanah yang akan digusur yakni kurang lebih 15 meter, sedangkan panjangnya kurang lebih 100 meter. “Pedagang unggas bisa pindah ke tengah pasar sisi selatan,”imbuh dia. Piter menegaskan, seharusnya pedagang unggas tidak melakukan pemotongan di pasar tersebut. Karena dalam peraturan daerah (perda) menyebutkan pemotongan unggas harus terpusat dan tidak dalam kota. “Seharusnya mereka jual ayam yang sudah terpotong,” papar dia. Selain itu, penertiban ini dilakukan agar limbah tidak dibuang ke sungai Kalimas yang berada di seberang pasar. Apalagi, pemkot akan mengadakan transporasi atau wisata air di sungai tersebut.’ Ketika dikonfirmasi kepala Pasar Keputran tidak berada di tempat. Sementara ketika dikonfirmasi melalui telepon malah menyarankan agar langsung ke PD Pasar Surya.“Langsung ke pusat saja (PD Pasar Surya). Saya khawatir salah. Maaf ya,” singkat Kepala Pasar Keputran Selatan Armadayati. (alf/dhi)
Perlebar Jalan Sulawesi, Stan Pasar Keputran Selatan Digusur
Kamis 07-11-2019,09:00 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-07-2026,15:03 WIB
Fakta Baru Rekonstruksi Pembunuhan Bidan di Situbondo, Bermula dari Penolakan hingga Pelaku Positif Amfetamin
Selasa 21-07-2026,06:32 WIB
Gebrakan Gen Z Jember, Organisasi Bareng Rakyat Lebarkan Sayap Hingga Pelosok Desa
Selasa 21-07-2026,08:53 WIB
Skandal 1.500 Kredit Macet BDL Lamongan Disorot, DPRD Desak Pansus dan Laporan Tuntas
Selasa 21-07-2026,06:00 WIB
Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sopir Truk Pasir: Berhenti Ada Orang Nyeberang Ditabrak Belakang
Selasa 21-07-2026,08:58 WIB
Bisnis Kosmetik Impor Ilegal Asal Cina di Marketplace, Pengusaha Surabaya Diadili
Terkini
Selasa 21-07-2026,22:02 WIB
KNPI Jombang Perkuat Sinergi dengan Polres Cegah Kenakalan Remaja
Selasa 21-07-2026,21:59 WIB
Bendungan Lahor Resmi Ditutup untuk Kendaraan Roda Empat Mulai 1 Agustus 2026
Selasa 21-07-2026,21:56 WIB
Nestlé Indonesia Implementasikan Closed-Barn dan Serahkan 90 Sapi Perah kepada Tiga Koperasi di Jatim
Selasa 21-07-2026,21:07 WIB
30 SSB Siap Berlaga di Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Surabaya 2026
Selasa 21-07-2026,21:05 WIB