Surabaya, memorandum.co.id - Eka Sari Yuni Hartini (25), penganiaya anak kandung yang masih berusia 5 bulan di Siwalankerto Tengah Gang Anggur hingga meregang nyawa mengaku menyesal. Ia tak menyangka, jika ulahnya tersebut membuatnya berurusan dengan hukum. "Pengakuan tersangka menyesal. Karena dia baru kali ini terjerat dengan kasus hukum," kata Kanitreskrim Polsek Wonocolo AKP Ristitanto, Senin (27/6)sore. Risti mengungkapkan, jika saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka. Pihaknya menyebut, sejauh ini belum ada keterlibatan pihak lain."Belum (tersangka lain, red)," imbuh dia. Mantan Kanitreskrim Polsek Wonokromo ini menyebut, tersangka Eka memiliki dua anak dari pernikahan siri selama 5 tahun dengan RK, suaminya. Dalam kurun waktu tersebut, mereka kerap berselisih paham hingga berujung pertengkaran. "Nikah siri. Untuk tersangka dan suaminya sering bertengkar, perselisihan di masalah omongan dan juga masalah keuangan, nafkah. Punya dua anak. Yang pertama usia satu tahun lima bulan," imbuh Risti. Risti menyebut, kepolisian nanti juga akan memeriksa kondisi psikologi tersangka yang sering kali melakukan penganiayaan terhadap AD yang tak lain anak keduanya. "Bila korban rewel dan nangis, tersangka emosi lalu memukul korban," tegas dia. Selain memeriksa psikologis tersangka, kepolisian juga secepatnya melakukan rekonstruksi kasus tersebut. "Pekan ini kami akan periksa psikologis tersangka. Juga akan dilakukan reka ulang (rekonstruksi). Nanti akan dikabari lagi," pungkas dia. Sementara itu, Nenek korban Eti Suharti, mengaku tidur bersama mayat yang tak lain cucu sejak Kamis (23/6). Ia mengaku tidak membuka suara ke tetangga karena takut diancam hendak dibunuh Eka. Eti baru bercerita ke warga Sabtu (25/6). Dia memberanikan diri karena kasihan dan sudah tak tega terhadap kondisi jasad yang sudah berair dan mengeluarkan bau busuk. Eti menyebut, anaknya sering menganiaya korban karena korban sering menangis. "(Korban) cucu kedua. Kalau cucu pertama suka sama saya, enggak pernah sama bapak ibunya. Bapaknya (menantu, red) juga pulang baru Kamis malam. Sehingga RK tidak tahu saat anaknya meninggal dunia di kamar lantai dua," aku Eti.(fdn)
Ibu Pembunuh Bayi Siwalankerto Menyesal
Senin 27-06-2022,20:14 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,23:00 WIB
Pasca-Dituntut 12 Tahun, Terdakwa Sebut Pengadaan Lahan Polinema Sesuai Prosedur
Sabtu 14-03-2026,06:33 WIB
Libur Nyepi dan Idulfitri, Tugu Tirta Kota Malang Pastikan Pasokan Air Minum Tetap Aman
Jumat 13-03-2026,23:06 WIB
PJT I Raih Dua Penghargaan pada Ajang Anugerah BUMN 2026
Sabtu 14-03-2026,11:11 WIB
Ramadan Penuh Berkah, 34 Anak Yatim di Tambaksumur Waru Terima Santunan Uang dan Sembako
Sabtu 14-03-2026,08:00 WIB
Kisah Perwira Polri Temukan Kedamaian Islam: Dari Gerakan Tanpa Kata, Menuju Iman yang Nyata
Terkini
Sabtu 14-03-2026,22:13 WIB
Program MBG Buka Lapangan Kerja, Penyandang Disabilitas di Sukoharjo Kini Punya Penghasilan
Sabtu 14-03-2026,22:04 WIB
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias Program MBG, Menu Ayam, Daging Lembu hingga Buah Segar
Sabtu 14-03-2026,21:55 WIB
Berkah Ramadan, Ikwam MIMSAPA Kabupaten Kediri Gelar Bakti Sosial
Sabtu 14-03-2026,21:49 WIB
Kapolres Kediri Cek Pospam dan Posyan Ops Ketupat Semeru, Pastikan Jalur Mudik Siap
Sabtu 14-03-2026,21:47 WIB