Malang, Memorandum.co.id - Terdakwa pencurian sepeda motor, Gimun (54) warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang diputus hukuman 2 tahun 6 bulan. Putusan tersebut, dibacakan langsung ketua majelis hakim, Djuwanto dengan hakim anggota, Herlina Rayes serta Guntur Kurniawan di Pengadilan Negeri Kota Malang, Senin (20/06/2022). "Terdakwa secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan. Karena itu diputus dengan hukuman 2 tahun 6 bulan," terang Ketua Majelis hakim, Djuwanto saat membacakan putusannya. Putusan yang dijatuhkan tersebut, sudah sesuai dengan penuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-3, ke-4, ke-5 KUHP. Dalam kesempatan itu, majelis hakim juga menyampkksm beberapa pertimbangannya. Untuk yang meringankan, terdakwa mengaku terus terang dan menyesal. Selain itu, ia juga berjanji untuk tidak mengulangi pembuatnya lagi. Sementara yang memberatkan, terdakwa sudah pernah dihukum berkali kali dengan kasus yang sama. Peristiwa pencurian sepeda motor terjadi, saat Gimun beraksi bersama temannya, S dan KS, Senin (15/11/2021) di rumah Kost Jl. Tlogo Al- Kaitsar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat itu, mereka kumpul di rumah temannya, H di daerah Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Selanjutnya, merencanakan untuk melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kota Malang. Sekitar pukul 23.15 WIB, berangkat melakukan pencurian dengan mengendarai sepeda motor 1 unit Honda Vario Warna Abu - abu. Nopol tidak tahu karena hasil pencurian. Gimun dan KS, dibonceng S. Kemudian, sekitr pukul 03.30 Wib, mereka melintas di depan rumah kost JI. Tlogo Al Kautsar, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Mereka melihat beberapa sepeda motor, diparkir di halaman rumah kost. Kemudian, turun dari motor dan berjalan menuju ke rumah kost. KS merusak gembok pagar rumah kost dengan kunci "L". Selanjutnya G dan KS, masuk ke halaman. G menghampiri 1 unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2017. Sedangkan KS, menghampiri unit sepeda Honda Scoopy, tahun 2021. Setelah motor berhasil menyala, mereka membawa kabur. Berjalan beriringan menuju daerah Pasrepan Kabupaten Pasuruan. Maksudnya, untuk menjual motor tersebut. Dari penjualan, mereka mendapatkan uang Rp. 6.500.0000 dan uangnya, dibagi. "Putusan dari majelis hakim, sudah sesuai dan sama dengan penuntutan dari Jaksa Penuntut Umum," terang Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Malang, Eko Budisusanto, S.H. (edr)
Garong Motor Diganjar 2 Tahun 6 Bulan
Selasa 21-06-2022,08:48 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,06:30 WIB
Hasut, Film Horor Psikologis Rachel Amanda Tayang 8 Oktober 2026
Minggu 27-09-2026,07:55 WIB
Sumur Warga Mengering, 50 Desa di Trenggalek Dilanda Kesulitan Air Bersih
Minggu 27-09-2026,13:35 WIB
Temukan ART Didenda Rp3,5 Juta oleh Penyalur Ilegal, Eri Cahyadi Perintahkan Periksa 12 Agency
Minggu 27-09-2026,07:31 WIB
Ghost in the Cell Joko Anwar Raih Best Picture Fantastic Fest 2026, Tembus 148 Negara
Minggu 27-09-2026,12:11 WIB
Lawan Petugas Pakai Celurit, Pelaku Curanmor Asal Bangkalan Ditembak Polsek Sukolilo
Terkini
Senin 28-09-2026,03:00 WIB
TNI Sita Delapan Senjata SS1 P1 dari Kelompok Bersenjata di Papua
Senin 28-09-2026,01:00 WIB
Panglima TNI Tegaskan Penanganan OPM di Papua Harus Kolaboratif
Minggu 27-09-2026,21:24 WIB
Jurnalis Hilang 20 Hari di Anak Krakatau, Keluarga Bagus Khoirunas Gelar Salat Gaib
Minggu 27-09-2026,21:17 WIB
Gangster Anak Kerap Berulah di Surabaya, Ahli Hukum Minta Orang Tua Tak Lepas Tangan
Minggu 27-09-2026,21:08 WIB