Surabaya, memorandum.co.id - Sebanyak 30 orang Komunitas Orang Asli Papua (OAP) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Papua Surabaya mendukung keberlanjutan otonomi khusus (otsus) Jilid II dan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Papua. Mereka lantas melakukan aksi menyampaikan pendapat di Taman Bungkul, Rabu (8/6) sore. Mereka terdiri dari orang tua, pelajar, dan mahasiswa yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya. Selain melakukan orasi, aksi massa turut membentangkan spanduk dan poster bertuliskan, Kami mendukung penuh pengesahan UU Otsus dan pemekaran DOB di Papua untuk Papua yang damai dan sejahtera. Adapula spanduk yang menyerukan kami orang asli Papua di Jawa Timur dukung keberlanjutan otsus di Papua, otsus jilid II lanjutkan, otsus adalah masa depan pelajar dan mahasiswa Papua, dan lain sebagainya. "Kami sebaga warga Papua rantauan, kami bangga kepada Bapak Presiden Jokowi. Sekalipun banyak tantangan, kami bangga, dan kami tetap mendukung program pemerintah Republik Indonesia," ucap korlap aksi Marten Korwa. Marten dan seluruh pihak yang membersamainya mendukung pemekaran daerah otonomi baru menjadi 5 daerah baru di Papua. Menurutnya, apapun yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui otsus dan DOB ini merupakan permintaan mutlak daripada masyarakat Papua demi kesejahteraan rakyat Papua itu sendiri. "Kita ketahui bersama bahwa otonomi khusus sudah berlangsung begitu lama," tandas dia. Kemudian di akhir kegiatan, peserta aksi dipandu oleh Marten membacakan pernyataan sikap, di antarnya sikap dukungan untuk pengesahan Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II. "Selain itu, kami juga mendukung rencana pemekaran wilayah melalui mekanisme DOB di Papua karena merupakan aspirasi masyarakat Papua sejak lama dalam rangka pemerataan pembangunan dan memajukan Papua sejajar dengan provinsi lain di Indonesia " tegas Marten. Selebihnya, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan, sekaligus meminta kepada pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan Papua secara bermartabat demi terciptanya situasi kondusif dan damai di Papua. "Stop provokasi dan berita hoax tentang Papua, Tuhan telah menakdirkan Papua bagian dari NKRI, mari menatap ke depan, membangun tanah air, membangun Papua," tuntasnya. (bin)
Komunitas OAP di Surabaya Harap Keberlanjutan Otsus
Rabu 08-06-2022,20:43 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,01:09 WIB
Gerakan Tanam Cabai Surabaya Dikebut, Antisipasi Lonjakan Harga Akhir Tahun
Selasa 03-11-2026,13:40 WIB
Tujuh TPU di Surabaya Penuh, Pemkot Dorong Sistem Makam Tumpang dan Siapkan Lahan 44 Hektare
Senin 02-11-2026,22:25 WIB
Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unesa Perluas Diplomasi Budaya Indonesia
Selasa 03-11-2026,05:13 WIB
Warga Platuk Donomulyo Surabaya Tolak Gedung Baru TK Nurul Jannah, Soroti Izin PBG
Senin 02-11-2026,22:55 WIB
Ratusan Mahasiswa Unesa Lawan Normalisasi Joki Akademik
Terkini
Selasa 03-11-2026,21:58 WIB
STIKOSA AWS Gelar Prapanca AWS Cup 2026, Turnamen Futsal Antarmedia untuk Perkuat Sinergi Jurnalis
Selasa 03-11-2026,21:45 WIB
Mutasi 264 Perwira Polri Beriringan dengan Pengungkapan Dugaan Penyadapan Ilegal
Selasa 03-11-2026,21:28 WIB
Kadivkum Irjenpol Ahrie Sonta Nasution Disebut dalam Pesan Isu Penyadapan Petinggi Negara
Selasa 03-11-2026,21:13 WIB
Nama Irjenpol Eko Hadi Santoso Disebut dalam Isu Dugaan Penyadapan Presiden
Selasa 03-11-2026,20:50 WIB