Surabaya, memorandum.co.id - Anggota Jatantas Satreskrim Polrestabes Surabaya berkoordinasi dengan Satpol PP Surabaya terkait dugaan jual beli barang hasil penertiban. Kedua institusi tersebut, sudah melihat gudang penyimpanan barang yang dicuri di Jalan Tanjungsari 11-15. "Barang yang dicuri berupa potongan besi," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Senin (6/6). Hasil temuan di lapangan, bahwa oknum Satpol PP Surabaya berinisial FE bersama 3 orang sipil membawa dua truk untuk mengangkut potongan-potongan besi dan kemungkinan untuk dijual. Akan tetapi, perbuatan mereka ketahuan petugas Satpol PP yang berjaga di gudang. "Dari sini ketahuan ada 3 orang sipil yang terlibat pengangkutan barang," beber Mirzal. Mirzal menjelaskan, ada 3-4 orang yang terlibat selain oknum Satpol PP tersebut. Dan saat ini masih didalami, termasuk sinkronisasi data barang yang dicuri komplotan terduga pelaku. "Kami masih dalami dan akan kami mintai keterangan. Yang pasti peran ketiga orang sipil dibayar untuk mengangkut barang. Kami sudah utus anggota jatanras untuk pendataan dan koordinasi dengan satpol PP barang apa saja yang hilang," jelas Mirzal. Polisi juga berkoordinasi juga terkait masalah pengelolaan barang bukti di Satpol PP di gudang, register, dan lainnya. Saat ini kasus masih proses sidik dan terlapor belum dimintai keterangan polisi. "Kami akan koordinasi terus dengan pihak Satpol PP, kebetulan pelapornya kasatpol PP sendiri dan terlapor berinisial FE," tandas Mirzal. Seperti yang diberitakan sebelumnya, salah satu petinggi Satpol PP Kota Surabaya dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Itu setelah oknum tersebut diduga menjual barang hasil penertiban yang berada di gudang penyimpanan Satpol PP Surabaya Jalan Tanjungsari Baru 11-15, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal. (rio)
Dugaan Penjualan Barang Sitaan Satpol PP, Libatkan 4 Orang
Senin 06-06-2022,19:39 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,12:35 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (3): Kadindik Akui Ada Dana Taktis untuk Bayar Utang Tapi Tak Dilaporkan
Minggu 19-07-2026,14:55 WIB
Catatan Merah Eks Kadindik Jatim Syaiful Rachman, dari DAK Rp63 Miliar ke Proyek SMK Rp179 Miliar
Minggu 19-07-2026,14:01 WIB
JCFF 2026 Jadi Panggung UMKM Ekspor, Buyer dari China hingga Nigeria Mulai Melirik
Minggu 19-07-2026,12:18 WIB
Haul Masyayikh Nusantara 2026, 122 Ribu Jemaah Padati Situbondo, Doakan Bangsa Lewat Salawat
Minggu 19-07-2026,10:31 WIB
Crystalin RunXperience Surabaya 2026 Hadir dalam Satu Pengalaman Lari, Kuliner, dan Musik
Terkini
Minggu 19-07-2026,21:38 WIB
Indonesia Harus Bangkit
Minggu 19-07-2026,21:00 WIB
Honda Vario Misterius Ditinggalkan di Halaman Sekolah Kembangbahu Lamongan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Minggu 19-07-2026,20:54 WIB
Warga Protes Larangan Dump Truk Masuk Dusun Tawun Lamongan, Kades Sebut Tak Ada Perdes
Minggu 19-07-2026,20:14 WIB
Tiga Pilar Singonegaran dan Mahasiswa KKN Tanam Bibit Terong Dukung Ketahanan Pangan
Minggu 19-07-2026,19:25 WIB