Surabaya, memorandum.co.id - Ketua DPRD Jatim Kusnadi masih menemukan adanya keluhan keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di daerah pilihan (dapil) dua (Sidoarjo). Mereka menggeluh tidak mendapatkan manfaat dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kusnadi menyampaikan akan perjuangkan agar keluarga penerima manfaat program keluarga harapan mendapat haknya. “Kami mendorong upaya pemerintah untuk mengentaskan problem di masyarakat dapat berjalan efektif,” jelas Ketua DPRD Jatim Kusnadi saat menemui warga di Balai Desa Pelelegi, Kecamatan Waru, pada kegiatan reses II 2022 DPRD Jatim. Menurut Kusnadi masih banyak masyarakat miskin penerima manfaat KPM PKH belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Padahal beberapa program pengentasan kemiskinan bertujuan agar keturunan mereka bisa mengangkat derajat keluarganya ke depan. Sehingga hak akan pendidikan dan kesehatan seharusnya menyertai mereka,” ujar dia. Kusnadi yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengaku, masih ditemukan masayarakat miskin yang belum tercover KIS dan KIP. "Ini kan ironis. Kita angkat mereka dari kemiskinan hanya dengan bantuan tanpa memperhatikan hak pendidikan anak-anak mereka dan kesehatan keluarganya. Padahal ini penting," ujarnya. Kata Kusnadi, problem ini harus segera dicarikan jalan keluar. Banyak koordinator PKH yang menyampaikan banyak masyarakat KPM-PKH menginginkan agar mereka semua juga mendapatkan KIP dan KIS. Sebab tidak semua KPM PKH memperolehnya. "Saya juga akan menyampaikan hal ini ke Mbak Puan yang kebetulan juga ketua DPR RI agar persoalan ini ada jalan keluarnya," terangnya. Kenapa KIP dan KIS ini penting diberikan kepada KPM-PKH, dijelaskan oleh pria yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Indonesia akan menghadapi tahun Indonesia Emas 2045. "Indonesia emas ini apa? Indonesia akan menjadi negara besar di dunia. Dan kemampuan SDM harus sama dengan negara-negara lain. program-program pengentasan kemiskinan salh satunha KPM-PKH, tujuan utamanya adalah melahirkan keluarga yang sehat dan memiliki kemampuan SDM yang mumpuni," pungkasnya. (day)
Ketua DPRD Jatim Sayangkan Program PKH Tak Berjalan Efektif
Jumat 03-06-2022,17:57 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,08:58 WIB
Soroti Kebijakan Pemkot Surabaya Blokir NIK Ayah Lalai Nafkah, Advokat: Progresif tapi Rawan Polemik Hukum
Senin 18-05-2026,17:13 WIB
Oknum Guru SMA Lumajang Diduga Cabuli Murid Laki-laki di Kamar Hotel Situbondo
Senin 18-05-2026,08:43 WIB
Dukung Pemkot Surabaya Blokir NIK Mantan Suami, PA Surabaya: Nafkah Pascacerai Tidak Bisa Ditawar
Senin 18-05-2026,09:20 WIB
Pemkot Surabaya Dinilai Efektif Tekan Ayah Abai Nafkah, Dila: Ini Bentuk Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin 18-05-2026,09:36 WIB
Plt Bupati Tulungagung Berangkatkan 1.175 Jemaah Haji ke Tanah Suci
Terkini
Senin 18-05-2026,21:44 WIB
KPK Periksa 9 Saksi Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif di Polda Jatim
Senin 18-05-2026,21:38 WIB
Terima Aliran Dana PKBM Rp 606 Juta, Pria Asal Bangil Ditahan Kejari Pasuruan
Senin 18-05-2026,21:30 WIB
Unusa Gandeng Kampus Jepang Kembangkan Kolaborasi AI untuk Pendidikan Tinggi
Senin 18-05-2026,21:24 WIB
Bulog Jatim Serap 719 Ribu Ton Beras dan Siapkan Cadangan Pangan Hadapi El Nino 2026
Senin 18-05-2026,21:16 WIB