Surabaya, Memorandum.co.id - Imas Sumarni tergolong orang yang berani. Sebab, dia nekat melakukan penipuan dengan modus investasi bisnis kayu kepada tiga istri polisi. Akibatnya, anggota Bhayangkari tersebut total mengalami kerugian Rp 265 juta. Perkara penipuan ini terungkap dalam fakta persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Kusumawati. Dalam dakwaannya, JPU membeberkan bahwa awal mulanya, pada tahun 2010 terdakwa mengenal Nuriati, Sri Nureni, Faisal, Siti Halijah Rini dan Mulyono. Karena bersama-sama sebagai pengurus ranting Bhayangkari Polsek Tegalsari Surabaya. Ketika itu, terdakwa menawarkan kepada Nuriati, Sri Nureni dan Faisah untuk melakukan investasi (penanaman modal) bisnis kayu yang dimiliki saudara Hardi Priyanto. Untuk membuat korbannya merasa yakin, dengan serangkaian kata bohongnya, terdakwa menjanjikan dari investasi penanaman uang modal akan mendapatkan kompensasi atau keuntungan sebesar 5 persen hingga 10 persen setiap bulannya. Terdakwa juga mengatakan apabila melakukan investasi terhadap bisnis kayu yang dimiliki Hardi Priyanto, apabila modal dikembalikan maka profitnya (keuntungan) akan dibayarkan dengan jangka waktu pendek. Tak hanya itu, dijelaskan terdakwa bahwa kayu tersebut berasal dari Jayapura dan Kalimantan. Setelah dikirim ke Surabaya, maka akan diolah untuk dijadikan bahan bangunan rumah semisal dinding dan lantai kayu. Para korbanpun akhirnya tertarik dan tergerak untuk menyerahkan sejumlah uang kepada terdakwa atas penawaran yang penuh dengan tipu daya tersebut. Uang tersebut diserahkan kepada terdakwa dengan car bertahap. Setelah menunggu dalam batas waktu yang sudah dijanjikan, ternyata bisnis tersebut hanyalah modus terdakwa untuk mengelabui tiga orang korbannya. Sebab, faktanya bisnis kayu yang dimiliki Hardi Priyanto tersebut tidak ada atau tidak bisa dibuktikan adanya bisnis kayu tersebut. Atas perbuatan terdakwa, Nuriati mengalami kerugian sebesar Rp 40 juta, Sri Nureni Rp 41 juta dan Faisah Rp 184 juta. Total kerugian yang diderita para korban adalah Rp 265 juta. "Perbutanya terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP," tutur JPU Dewi. (jak)
Tiga Istri Polisi Tertipu Bisnis Kayu
Jumat 03-06-2022,10:43 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Rabu 22-04-2026,06:06 WIB
Pemkot Madiun Perketat Pengawasan SPPG Usai Dugaan Keracunan MBG
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Rabu 22-04-2026,08:24 WIB
WINGS Group Bukan Sekadar Perusahan tapi Identitas Perjalanan Kemajuan Indonesia
Rabu 22-04-2026,09:16 WIB
Sentuhan Kenikmatan Tanpa Perlu Melangkah Jauh
Terkini
Rabu 22-04-2026,22:27 WIB
Bupati Gresik Dorong CSR Perusahaan, Berdampak Nyata dan Selaras Program Pemerintah
Rabu 22-04-2026,21:55 WIB
Wanita Surabaya Dianiaya Pacar Kenalan TikTok, Kasus Dilaporkan ke Polda Jatim
Rabu 22-04-2026,21:46 WIB
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Situbondo Berujung Gugatan Cerai di PA
Rabu 22-04-2026,21:40 WIB
Guru SLB Jatim Ikuti Pelatihan Vokasi, Dindik Dorong Kemandirian Siswa
Rabu 22-04-2026,21:36 WIB