Surabaya, memorandum.co.id - Bukti keseriusan Satreskoba Polrestabes Surabaya untuk memberantas jaringan peredaran narkoba terus dibuktikan. Setelah mengamankan Bagus Subagia (25), warga Jojoran III C, polisi ingin mancari keberadaan pemasoknya. Hal itu terbukti dengan ditangkapnya Ishartanto Setya Budi alias Anto (35). Warga Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, Tuban itu diringkus di kosnya Jalan Jojoran Baru IV. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan satu poket sabu seberat 0,24 gram, timbangan elektrik, uang serta barang bukti lain. "Barang bukti kami temukan di timbangan elektrik yang terbungkus lakban," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, Kamis (31/10). Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu mengatakan, penangkapan bermula dari keterangan yang disebutkan oleh tersangka Bagus. Saat disidik Bagus mengakui sabu didapat dari seseorang bernama Anto. Polisi menyelidiki ke lokasi tempat tersangka Bagus bertransaksi sabu sebelum ditangkap. Dari penyelidikan diketahui nama Anto adalah seorang engineering yang kos di Jojoran IV. Polisi memastikan tersangka berada di dalam kos dan menggerebeknya. Saat digerebek tersangka sedang tertidur sehingga polisi dengan mudah meringkusnya. Saat penggeledahan ditemukan satu poket SS, alat isap sabu, plastik klip kosong beserta timbang elektrik dan skrup. Ada pula uang Rp 200 ribu diduga hasil penjualan sabu. Polisi menemukan dua timbangan elektrik. Tersangka mengakui jika tersangka Anto menjual sabu. Dia membagi sabu yang didapat dalam kemasan poket kecil. Kemudian setelah siap ia baru menjualnya ke pelanggan. Satu poket sabu paket hemat dijualnya dengan harga Rp 200 ribu. Uang itu lalu disetor tersangka ke seseorang. "Ini masih kami selidiki lagi siapa penyuplai sabu ke tersangka," tandas Memo. Tersangka juga mengaku menggunakan sabu yang dijualnya. Jika sudah ketergantungan ia mencubit sedikit sabu yang sudah dikemas untuk digunakan sendiri. Dia mengedarkan sabu karena sudah ketergantungan, dengan menjualnya ia bisa mengonsumsi secara gratis dan tidak perlu membeli lagi. "Dia tidak mau kehabisan uang untuk beli sabu jadi sekalian mengedarkan agar bisa menikmati barang dan keuntungan," pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/fer)
Budak Sabu Jojoran Gigit Pemasok
Kamis 31-10-2019,22:28 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,13:59 WIB
Gubernur Khofifah Kepincut Keripik Kulit Patin SMKN 1 Tulungagung, Plt Bupati Apresiasi Perhatian Pemprov
Kamis 14-05-2026,12:59 WIB
Film Dokumenter 'Pesta Babi' Tuai Kontroversi Panas
Kamis 14-05-2026,21:38 WIB
Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp 7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20 Persen
Kamis 14-05-2026,20:50 WIB
Surabaya Vaganza 2026 Digelar 16 Mei, Suguhkan Parade Cahaya
Kamis 14-05-2026,14:21 WIB
Istilah 'Namjooning', Gaya Hidup Tenang ala RM BTS yang Disukai Generasi Sekarang
Terkini
Jumat 15-05-2026,10:41 WIB
Pasien Meninggal Bukan karena Asap, Dirut RSUD dr Soetomo Sebut Korban dalam Kondisi Kritis Komplikasi
Jumat 15-05-2026,10:34 WIB
Update Kebakaran RSUD dr Soetomo: Tiga Lantai Hangus Terbakar, Satu Pasien Meninggal Dunia dan Satu Kritis
Jumat 15-05-2026,08:46 WIB
Ruang Operasi Gedung PPJT RSUD Dr. Soetomo Surabaya Terbakar, Pasien Dievakuasi Intensif
Kamis 14-05-2026,21:47 WIB
Polres Lamongan Sterilisasi dan Lakukan Body Screening di Gereja
Kamis 14-05-2026,21:38 WIB