Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Gubernur Khofifah Tinjau Pelaksanaan SPMB di Gresik, Pastikan Proses Berjalan Lancar

Gubernur Khofifah Tinjau Pelaksanaan SPMB di Gresik, Pastikan Proses Berjalan Lancar

Gubernur Khofifah menyapa siswa saat meninjau pelaksanaan SPMB di Gresik.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proses pengambilan PIN, verifikasi, dan validasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 1 Cerme dan SMA Negeri 1 Cerme, Rabu 3 Juni 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan perbaikan layanan serta kelancaran proses verifikasi data dan pengambilan PIN dalam pelaksanaan SPMB jenjang SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026-2027.

Tahun ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur mulai menerapkan penggunaan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari penilaian seleksi.

Selain itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur menghadirkan dashboard monitoring real time untuk menjamin transparansi proses penerimaan.

Setidaknya 91 ribu calon peserta didik tercatat dalam data Dinas Pendidikan Jawa Timur telah mengambil PIN SPMB.

BACA JUGA:Pohon Asem Keramat Diduga Ditebang Secara Ilegal, Warga Petisbenem Gresik Lapor Polisi


Mini Kidi Wipes.--

Kuota layanan juga ditambah dengan membuka layanan pada akhir pekan dan hari libur untuk mengurai kepadatan antrean.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan penataan mekanisme SPMB tahun ini jauh lebih tertata.

Dibanding tahun sebelumnya, durasi SPMB tahun ini lebih panjang, yakni mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2026.

"Secara sistem, calon siswa sudah bisa terkonfirmasi bahwa mereka bisa melakukan verifikasi pendaftaran di hari apa dan jam berapa, sehingga mereka sudah bisa menghitung estimasi waktunya. Jadi enggak ada nunggu lama-lama gitu," kata Khofifah.

BACA JUGA:Komsos di Lahan Pertanian Lumajang, Babinsa Sentul Jadi Penyemangat Gapoktan Sumber Tani


Gempur Rokok Illegal--

Menurut pantauannya, pelaksanaan SPMB di sejumlah sekolah tidak mengalami penumpukan antrean saat verifikasi identitas. Pihak sekolah telah menentukan waktu pendaftaran sehingga layanan menjadi lebih teratur.

"Mekanisme ini adalah ikhtiar untuk memberi kepastian kepada para calon siswa yang sedang mendaftar di sekolah-sekolah yang diharapkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut mekanisme tersebut disiapkan untuk memastikan SPMB berjalan lancar.

Di Gresik terdapat 12 SMA Negeri dan 4 SMK Negeri yang membuka pelaksanaan SPMB.

"Mulai dari proses pengambilan PIN, verifikasi, validasi sampai nanti pendaftaran mulai dari tahap satu sampai dengan empat. Nah, jadi memang ini adalah bagian dari proses," ungkapnya. (rez)

Sumber: