Surabaya, Memorandum.co.id - Suluh Eko Wibowo, warga Jalan Siwalankerto Selatan lV merengek minta keringanan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai IGN Putra Atamja. Pria dengan wajah bertato itu divonis bersalah dan dihukum selama 5 tahun penjara serta pidana denda sebesar Rp 1,2 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Kejahatan yang dilakukan terdakwa bermula saat dihubungi Keni (DPO) yang bermaksud minta tolong dibelikan sabu. Setelah itu, Keni datang ke kontrakan terdakwa yang berada di Jalan Simokerto Selatan dan menyerahkan uang sebesar Rp 200 ribu. Usai menerima pembayaran sabu tersebut, terdakwa menghubungi Adi Slamet (berkas terpisah) melalui telepon dan mengatakan “Cak, saya beli Rp 200 ribu”. Selanjutnya Adi datang ke kontrakan terdakwa menyerahkan sabu sesuai pesanan. Kemudian, setelah transaksi selesai, Adi pergi meninggalkan kontrakan terdakwa. Sedangkan terdakwa masuk ke dalam rumah terdakwa dan menunggu Keni untuk mengambil pesanannya. Berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Siwalankerto, petugas kepolisian akhirnya melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Dari tangan terdakwa ditemukan barang bukti sabu seberat 0,29 gram serta HP sebagai sarana berkomunikasi di lantai kamar terdakwa. Terhadap perbuatannya terdakwa, majelis menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah telah melakukan perbuatan” tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu. "Mengadili, menyatakan terdakwa Suluh Eko Wibowo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika," kata hakim IGN Putra Atmaja saat membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Jumat (27/5). Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan sependapat dengan JPU Diah Ratri yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara dan denda yang sama. Terhadap putusan tersebut, meski sempat merengek, terdakwa akhirnya menerima vonis majelis hakim tersebut. "Terima Yang Mulia," ujar terdakwa. (jak)
Divonis 5 Tahun, Pria Bertato di Wajah Merengek Minta Keringanan
Jumat 27-05-2022,14:22 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,12:35 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (3): Kadindik Akui Ada Dana Taktis untuk Bayar Utang Tapi Tak Dilaporkan
Minggu 19-07-2026,14:55 WIB
Catatan Merah Eks Kadindik Jatim Syaiful Rachman, dari DAK Rp63 Miliar ke Proyek SMK Rp179 Miliar
Minggu 19-07-2026,14:01 WIB
JCFF 2026 Jadi Panggung UMKM Ekspor, Buyer dari China hingga Nigeria Mulai Melirik
Sabtu 18-07-2026,21:26 WIB
Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Edukasi Kamtibmas Lewat Budaya
Minggu 19-07-2026,10:31 WIB
Crystalin RunXperience Surabaya 2026 Hadir dalam Satu Pengalaman Lari, Kuliner, dan Musik
Terkini
Minggu 19-07-2026,21:00 WIB
Honda Vario Misterius Ditinggalkan di Halaman Sekolah Kembangbahu Lamongan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Minggu 19-07-2026,20:54 WIB
Warga Protes Larangan Dump Truk Masuk Dusun Tawun Lamongan, Kades Sebut Tak Ada Perdes
Minggu 19-07-2026,20:14 WIB
Tiga Pilar Singonegaran dan Mahasiswa KKN Tanam Bibit Terong Dukung Ketahanan Pangan
Minggu 19-07-2026,19:25 WIB
Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi
Minggu 19-07-2026,19:20 WIB