Lumajang, memorandum.co.id - Diduga membuat resah warga dan pengunjung toko modern di kawasan Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, delapan anak punk diamankan polisi. Menurut informasi, delapan anak punk ini berasal dari luar daerah Lumajang. Beberapa diantaranya berasal dari Kabupaten Cirebon, Bandung dan Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Salah satu anak punk yang berhasil dimintai keterangan, dari tempat asalnya mereka sampai ke Lumajang dengan cara menumpang kendaraan truk maupun pikap dengan tujuan ke Banyuwangi. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan, mereka meminta-minta pada warga yang melintas dan juga pengunjung toko. Sementara informasi mereka meminta dengan cara memaksa atau memalak, sempat disanggah oleh salah satu anak tersebut. "Kami cuma minta bu, kami gak maksa," sanggahnya Menanggapi informasi dari masyarakat tersebut, akhirnya petugas kepolisian sektor Kedungjajang mengamankan kedelapan anak punk tersebut dan menyerahkan penanganannya ke Polres Lumajang. "Terkait dengan informasi pemerasan, pemalakan atau preman tersebut, sampai sekarang tidak ada pelapor dan gak ada korban juga," jelas Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto, Senin(21/05/2022) sore. Guna penanganan lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Samapta terkait penanganan dan pembinaan yang akan dilakukan kepada anak anak tersebut. "Entah nanti pembinaannya kita serahkan ke samapta, atau langsung satpol PP atau ke dinas sosial, rencana kita gelar dengan Samapta dulu biar konstruksinya jelas," tutupnya. (ani)
Resahkan Warga, 8 Anak Punk Asal Jabar Diamankan
Selasa 24-05-2022,16:23 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,08:00 WIB
Nekat Melintas, Pemuda Jember Tewas Tergilas KA Sangkuriang di Perlintasan Tanpa Penjaga
Kamis 14-05-2026,13:59 WIB
Gubernur Khofifah Kepincut Keripik Kulit Patin SMKN 1 Tulungagung, Plt Bupati Apresiasi Perhatian Pemprov
Kamis 14-05-2026,12:59 WIB
Film Dokumenter 'Pesta Babi' Tuai Kontroversi Panas
Kamis 14-05-2026,07:00 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Missing Link Pemicu Keracunan MBG di Surabaya
Kamis 14-05-2026,10:00 WIB
Misi Kemanusiaan dari Perkebunan: Tiga Aktivis Resmi Nahkodai PDP Kahyangan Jember
Terkini
Kamis 14-05-2026,21:47 WIB
Polres Lamongan Sterilisasi dan Lakukan Body Screening di Gereja
Kamis 14-05-2026,21:38 WIB
Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp 7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20 Persen
Kamis 14-05-2026,21:04 WIB
Australia dan Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Festival Film
Kamis 14-05-2026,21:00 WIB
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Daop 8 Surabaya
Kamis 14-05-2026,20:50 WIB