Gresik, Memorandum.co.id - Penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Pudak terus bertambah. Polres Gresik membentuk tim satgas khusus untuk penanganan wabah yang telah menyerang ratusan sapi tersebut. Satgas bertugas melakukan pendataan dan pencegahan agar penularan tidak semakin meluas. Hal itu disampaikan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Rabu (11/5/2022). Menurutnya, sudah ada sekitar 810 ekor sapi yang terpapar penyakit berbahaya ini. 15 sapi dikabarkan mati. Jumlah tersebut dapat terus bertambah setiap saat, mengingat karakteristik penyakit yang sangat mudah menular. Bahkan melalui udara. "Selain Satgas Pangan, Polres Gresik telah membentuk satgas tersendiri untuk turut serta dalam penanganan wabah PMK ini. Satgas ini nantinya akan berkoordinasi dengan dinas - dinas terkait baik dalam hal pendataan, pengobatan maupun upaya mencegah penyebarannya," kata AKBP Nur Azis. Salah satu yang terlibat adalah anggota Bhabinkamtibmas di lapangan. Bhabinkamtibmas mendapat tugas untuk setiap saat melakukan pendataan perkembangan PMK di setiap desa. Jika ditemukan gejala maka langsung koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut. Ada pun gejala PMK di antaranya mulut sapi berbusa dan mengeluarkan lender terus menerus, bintik - bintik pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, berat badan turun drastis, terjadi luka pada kuku, kaki gemetar dan tidak bisa berdiri, lalu nafas cepat sert produksi susu menurun. Beruntung, penyakit ini tidak menular ke manusia. "Satgas akan ikut terjun melakukan penanganan PMK. Kami juga melakukan penyekatan wilayah perbatasan untuk mematasi lalu lintas hewan ternak dari dan ke Gresik. Sesuai edaran bupati, tidak ada hewan ternak yang masuk dan keluar dsri Gresik untuk menghindari penularan yang semakin meluas," imbuhnya. Masih menurut lulusan Akpol 2002 itu, ada pun titik penyekatan berada sejumlah titik wilayah perbatasan. Di antaranya perbatasan Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo dan Kota Surabaya. Personel sudah disiagakan di titik - titik tersebut. Jika mendapati kendaraan memuat hewan ternak akan diminta putar balik.(and/har)
Polisi Bentuk Satgas Penanganan PMK di Gresik
Rabu 11-05-2022,09:50 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 12-09-2026,19:04 WIB
Dandim Cup 2026 Situbondo, SMAN 1 Panji Pesta Gol 5-0 dan SMAN 1 Asembagus Menang Dramatis
Sabtu 12-09-2026,18:26 WIB
Pemkot Surabaya Ubah Patokan Bantuan Rutilahu, Kondisi Riil Warga Jadi Pertimbangan
Sabtu 12-09-2026,20:00 WIB
Satbinmas Polres Situbondo Ajak Driver Ojol Aktif Laporkan Kriminalitas ke Hotline 110
Minggu 13-09-2026,00:32 WIB
Antisipasi Risiko Gempa, Pemkot Surabaya Koordinasikan Pemasangan Sensor Monitoring Sesar
Sabtu 12-09-2026,19:23 WIB
Gempa Jakarta Bikin KA Singasari Blitar-Jakarta Sempat Telat, KAI Mohon Maaf
Terkini
Minggu 13-09-2026,14:56 WIB
KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 135 Orang Masih Dicari, 1 Meninggal Dunia
Minggu 13-09-2026,14:46 WIB
Sabet Dua Perunggu, Atlet Petanque Situbondo Unjuk Gigi di Tengah Kepungan Tim Puslatda Jatim
Minggu 13-09-2026,14:14 WIB
DLH Gresik Bakal Sanksi PT Wings atas Pencemaran Kali Surabaya
Minggu 13-09-2026,14:09 WIB
Patroli Dialogis Polsek Jabon Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Ibu-Ibu PKK Desa Kupang
Minggu 13-09-2026,13:51 WIB