Surabaya, memorandum.co.id - Di rumah Moch. Zidan Ibrahim terlihat terpasang tenda di depan rumahnya, di Jalan Bendul Merisi Besar Timur 33. Juga terdapat karangan bunga dan tamu. Zidan merupakan anak M Ibarhim, pensiunan TNI AL yang bertugas di RSAL bagian rekam medik. Saat ditemui wartawan, pria 58 tahun, itu mengungkapkan, jika Zidan anak kedua dari tiga bersaudara. "Dia baru pulang dari pondok boarding school di Batu, Malang pada Rabu (20/4). Sebenarnya dia sudah selesai ujian, sudah lulus," ungkap Ibrahim. Selanjutnya, berencana mendaftar kuliah di ITS. Sudah didaftarkan dari sekolahan," beber sang ayah. Menurut keterangan Ibrahim, Zidan dan kedua temannya merupakan teman semasa SMP. Mereka mengadakan reuni sekaligus buka bersama di daerah Rewin, Waru, Sidoarjo. Bapak tiga anak itu, mengungkapkan, Zidan menyukai olah raga basket. Terakhir dia lulus SMP juara pertama kejuaraan sekolah di Surabaya. "Zidan itu istilahnya pemain terbaik dalam pertandingan itu se Surabaya," jelas Ibrahim. Ibrahim mengaku, sebelumnya tidak ada firasat apa-apa sebelum Zidan meninggal. Hanya saja almarhum sering mendapatkan undangan buka bersama. "Tidak ada firasat. Cuma setiap diundang bukber teman sana, teman sana, dia selalu datang. Sejak kemarin bukber terus, iya sejak pulang hari Rabu. Cuma bukbernya ya naik sepeda karena dekat dekat sini," bebernya. Cuma, masih kata Ibrahim, kemarin malam itu berhubung reuni teman SMP sekaligus bukber di Rewin, Waru, makanya bawa mobil. "Kalau pulang itu, memang menjadi tempat kumpul di sini," tuturnya. Sebelum kejadian, mama Zidan sempat menghubungi HP-nya sekitar pukul 23.00. Katanya masih di jalan usai mengantarkan temannya. "Ditelepon mamanya, masih sampai di daerah Cito situ. Nah kembalinya itu terjadi kecelakaan. Ya enggak ada firasat. Kalau gak ada bukber ya masih guyon sama saya," jelas Ibrahim. Sebenarnya, kata Ibrahim, Zidan hendak ulang tahun pada 10 Mei. Dan minta hadiah. Dan rencananya bareng buka bersama itu. Tapi sesuai dengan permintaan teman-temannya akhirnya diadakan di Rewin. Ibrahim mengetahui anaknya kecelakaan sekitar pukul 00.00, setelah diberitahu satgas yang juga tetangganya. "Tahu dari ada satgas tetangga sini. Tapi tidak mau bilang ke saya langsung, dia ngecek dulu ke sana (kamar mayat). Dia tanya pelat nomor itu, dan saya punya foto, ya saya kirimkan saja. Ternyata sesuai," tegas Ibrahim. Sementara itu jenazah Zidan dimakamkan di TPU Bendul Merisi pukul 07.00-08.00. (rio)
Sang Ayah Zidan: Tak Ada Firasat
Senin 25-04-2022,20:02 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-10-2026,15:54 WIB
Terseret Pungli, Pemkot Surabaya Bebastugaskan Oknum Lurah dan Pecat 4 Pegawai DLH
Sabtu 03-10-2026,18:24 WIB
PSMP Desak Manajemen Terbuka, Kerugian Akumulatif Rp43,99 Miliar di PDAM Lumajang Jadi Sorotan
Sabtu 03-10-2026,10:20 WIB
Mutasi Besar-besaran Kapolri: Ini Daftar 19 Kapolda dan 2 Wakapolda yang Diganti
Sabtu 03-10-2026,14:36 WIB
Dibacok Tunangan di Gresik, Korban Disebut Anak Lurah di Surabaya
Sabtu 03-10-2026,11:20 WIB
Tiga Srikandi MI Bahrul Ulum Blawi Lamongan Siap Guncang OMI Jawa Timur
Terkini
Minggu 04-10-2026,08:56 WIB
Tak Sekadar Harga Murah, Mitsubishi Srikandi Wiyung Ungkap Pentingnya Jaringan Layanan dan Kepastian Legalitas
Minggu 04-10-2026,08:49 WIB
Kunjungi Bangkalan, Dirjen Dukcapil dan Bupati Lukman Hakim Tinjau Pelayanan Adminduk di MPP
Minggu 04-10-2026,08:03 WIB
Hadiri Wisuda Univeritas Adi Buana Surabaya, Wamendiktisaintek Tekankan Pentingnya Guru Inovatif
Minggu 04-10-2026,06:46 WIB
Pemilihan BPD Desa Karang Lamongan Ricuh, Hak Suara Warga Diduga Dikebiri dan Syarat Etika Ditebas
Minggu 04-10-2026,06:37 WIB