Tulungagung, memorandum.co.id - Kasus pencurian dengan tersangka berinisial AD (48), warga Tulungagung yang telah lengkap berkasnya dan dilimpahkan oleh penyidik polres kepada Kejaksaan Negeri Tulungagung akhirnya dihentikan. Kasie Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, Agung Tri Radityo mengatakan penghentian penuntutan ini telah ditetapkan oleh Jaksa Agung, atas usulan Kejari. "Berkasnya ditangani penyidik Polres Tulungagung, kemudian setelah lengkap, akhirnya diserahkan ke kejaksaan dan dinyatakan P21," ujarnya, Senin (18/4/2022). Agung menjelaskan, AD ditangkap polisi setelah mencuri 6 unit dinamo dan 7 buah gear box pada Senin (21/2/2022) lalu di bengkel mesin di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. "Aksi tersangka terekam CCTV. Kemudian polisi melakukan penangkapan. Tersangka sendiri mengakui usai mencuri dinamo dan gear box tersebut, kemudian menjualnya di pasar loak Rp 3,6 juta," lanjutnya. Agung menyebut, tersangka beralasan mencuri untuk melunasi utang biaya pernikahan putrinya beberapa waktu lalu. Guna memastikan kebenaran alasan tersangka, pihak kejaksaan juga melakukan pendalaman. Yaitu dengan meminta keterangan dari istri tersangka. Dan ternyata alasan tersangka memang benar. "Kita konfirmasi ke keluarga, ternyata benar uangnya akan dipakai untuk melunasi utang nikahan putrinya. Apalagi selama ini tersangka sebagai tulang punggung keluarga," ungkapnya. Kondisi ini membuat Kejari Tulungagung mencoba untuk menyelesaikan kasus yang menjerat AD melalui restorative justice (RJ). Mengingat, adanya beberapa hal yang bisa memuluskan langkah tersebut. Seperti ancaman pidana yang dihadapi AD, mendapat maaf dari korban yang merupakan mantan juragan tersangka, serta respon positif masyarakat atas permintaan maaf tersebut. "Ancaman pidananya di bawah 5 tahun. Kemudian baru sekali melakukan pencurian, dan korban sudah memaafkan. Sehingga itu menjadi acuan kita untuk mengajukan usulan penghentian penuntutan ke Jaksa Agung," paparnya. Agung menambahkan, terhitung sejak Selasa (12/4/2022) lalu, Jaksa Agung menyetujui usulan penghentian penuntutan tersebut. "Sudah disetujui, dan langsung penuntutan kita hentikan," pungkasnya. (fir/mad)
Unsur RJ Terpenuhi, Tersangka Dibebaskan dari Kasus Pencurian
Senin 18-04-2022,20:02 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-04-2026,11:25 WIB
Mutasi Pejabat Pemkot Madiun Segera Bergulir, Eselon III Berpeluang Naik Jabatan
Senin 27-04-2026,10:35 WIB
Calo Tembak KIR Gentayangan di Surabaya, Pakar Hukum: Bukan Sekadar Calo, Ini Kejahatan Berlapis
Senin 27-04-2026,08:42 WIB
Praktik Biro Jasa Uji KIR: Pemilik Cukup Duduk Manis, Kendaraan Pasti Lolos
Senin 27-04-2026,08:18 WIB
Pacaran Virtual Kian Diminati Gen Z, Cerminan Pergeseran Pola Hubungan di Era Digital
Senin 27-04-2026,08:57 WIB
Kisah Ais, Jemaah Haji Termuda Kloter 16 Kota Malang: Ujian Kelulusan di Madinah dan Ogah Dipanggil 'Hajah'
Terkini
Senin 27-04-2026,21:19 WIB
Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Lamongan Tegaskan Pelayanan Prima
Senin 27-04-2026,21:15 WIB
Kapolsek Kedungkandang Malang Binluh Pelajar di SMPN 21
Senin 27-04-2026,21:10 WIB
Dinsos Jatim Pulangkan Warga Terdampak Konflik Iran ke Daerah Asal
Senin 27-04-2026,21:00 WIB
Kebakaran Dapur Restoran Bebek Shanghai Jember Trlan Kerugian Rp 50 Juta
Senin 27-04-2026,20:54 WIB