Surabaya, memorandum.co.id - Masih ingat pria tewas di Jalan Ngagel usai diturunkan temannya dari motor beberapa waktu lalu, Minggu (25/3/2022). Tak hanya terbukti melakukan aksi curanmor sebelum meregang nyawa, Imam Tohari masuk daftar pencarian orang (DPO), kasus asusila yang saat ini ditangani oleh penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo. Pria yang juga tinggal di Sidoarjo tersebut tega menyetubuhi anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. Tidak tanggung-tanggung, pria kelahiran 1980 itu sudah berkali-kali merudapaksa anak gadisnya hingga mengakibatkan korban mengalami trauma. Aksi bejat Imam terbongkar setelah korban menceritakan insiden yang menimpanya ke sang ibu. Dengan perasaan geram, sang ibu datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo untuk melaporkan suaminya tersebut. Perbuatan tercela itu dilakukan saat sang ibu tidak ada di rumah kos yang ditinggali Imam dan keluarganya. Korban tak berani cerita karena diancam dilukai ayahnya. Hingga ia berani bercerita pascakejadian terakhir pada 11 Maret 2022 lalu. Kanitreskrim Polsek Wonokromo AKP I Made Gede Sutanaya membenarkan jika Imam merupakan DPO kasus persetubuhan anak perempuan kandung yang ditangani Polresta Sidoarjo. "Ya benar mas. Kemarin sempat koordinasi (Polresta) Sidoarjo," kata Made via WhatsApp, Selasa (29/3). Made menjelaskan, terduga pelaku ini tak hanya memiliki satu istri saja. Dari keterangan para sanak saudara, ia memiliki beberapa istri yang berdomisili di kota berbeda. "Ada di Banyuwangi dan Sidoarjo. Kalau tidak salah, ada di Trenggalek," lanjut dia. Made menyebut, satu orang yang sempat dimintai keterangan yakni Samsul Arifin sudah diperbolehkan pulang. Selain tidak terbukti ikut dalam aksi pencurian motor di Sidoarjo, keterangan Samsul ke kepolisian juga dinilai masuk akal. Ia hanya dimintai tolong Imam untuk mengantar ke Jagir. "Setelah kami mintai keterangan, saudara Samsul sudah pulang. Dia hanya dimintai Imam mengantarkan ke rumah temannya di Jalan Jagir. Karena saat itu Imam dalam keadaan sakit dan lemas. Ia meletakkan Imam di jalan karena ingin memberitahu keluarga," pungkas Made.(fdn)
Curanmor Tewas di Ngagel, DPO Kasus Rudapaksa Anak Kandung
Selasa 29-03-2022,18:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-03-2026,16:37 WIB
4 Resep Kue Kering Ala Chef Devina Hermawan, Bisa Kamu Tiru untuk Lebaran 2026
Senin 02-03-2026,13:14 WIB
Dampak Perang AS-Israel vs Iran, BBM Langka hingga Inflasi Pangan
Senin 02-03-2026,14:57 WIB
Aplikasi Alquran dengan Fitur AI Tutor 2026: Cara Memperbaiki Tajwid Secara Mandiri Lewat Suara
Senin 02-03-2026,17:44 WIB
Ini Identitas Korban Kecelakaan Kerja Ascott Waterplace Apartemen Surabaya
Senin 02-03-2026,18:52 WIB
Kronologi 2 Pembersih Kaca Ascott Waterplace Apartemen Surabaya sebelum Kecelakaan Kerja
Terkini
Selasa 03-03-2026,09:12 WIB
BRILink di Bojonegoro Mudahkan Transaksi Lansia, Layanan Perbankan Semakin Dekat dengan Warga
Selasa 03-03-2026,09:00 WIB
Selalu Ibu yang Didahulukan: Ultimatum di Antara Ibu dan Istri (3)
Selasa 03-03-2026,08:51 WIB
Warung Madura di Bojonegoro Sediakan Pulsa dan Token Listrik Lewat BRImo, Warga Merasa Makin Praktis
Selasa 03-03-2026,08:46 WIB
Terima Penghargaan Pengelolaan Sampah Nasional, Bupati Jombang Hadiahkan 5 Umrah Gratis untuk Pasukan Kuning
Selasa 03-03-2026,08:13 WIB