Malang, memorandum.co.id - Dua pekan terakhir, pengembangan kasus narkoba yang dilakukan Satuan Reskoba Polres Malang, membuahkan hasil. Diamankan 9 orang pengedar dan 2 orang kurir dengan barang bukti sabu-sabu seberat 36,5 gram dan ganja seberat 7,28 kg."Ini hasil ungkap kasus selama dua pekan terakhir, mengamankan 9 orang dan 2 orang kurir," terang Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, Jumat (25/3/2022). Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan Polres Malang agar wilayah hukumnya tidak terjadi peredaran gelap narkoba. Polres Malang telah menabuh genderang perang memberantas peredaran narkoba yang utamanya membahayakan para kaum muda sebagai generasi penerus bangsa. "Kita harus menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahayanya narkotika khususnya wilayah Polres Malang dan umumnya Indonesia," kata Ferli Hidayat. Sementara itu, Kasatreskoba Polres Malang AKP Harjanto Mukti Eko Utomo menjelaskan pengungkapan ganja berawal dari penangkapan MM (21), warga Desa Randu Agung Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dengan barang bukti ganja seberat 1,017 gram. Kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap ABB (29), warga Desa Songgokerto, Kota Batu. Serta MAT (23), warga Kelurahan Sukoharjo, Kec Ngaglik, Kabupaten Sleman, dengan barang bukti ganja seberat 3 kg lebih. "Memang kita kesulitan untuk mengungkap jaringan mereka, tapi kita bisa membuntuti dan melakukan penangkapan saat di wilayah Kota Batu," kata Harjanto. Sebelumnya, juga melakukan penangkapan di wilayah Kota Malang dan terus berlanjut hingga Kepanjen. Dikatakan, apabila dipelajari bahwa semua itu merupakan satu jaringan. Namun mereka menggunakan kurir yang saling tidak kenal. Juga dengan sistem ranjau yang cukup menyulitkan petugas untuk mengungkapnya. Jaringan yang ada dibawah menjadikan rantai peredaran terputus karena antara kurir satu dengan lainnya tidak saling mengenal. Kasatreskoba menyampaikan barang atau ganja tersebut berasal dari wilayah Sumatera karena bentuk dan teksturnya berbeda dengan barang lokal. "Memang kalau dari keterangan semua yang tertangkap, semuanya mengarah pada satu nama yaitu R yang saat ini masih DPO," jelas Harjanto. Mereka yang ditangkap itu adalah AF (29) dengan BB 5 paket sabu; MM (21) dengan BB 1 paket ganja seberat 1,017 gram; ABB (29) dan MAT (23) dengan BB ganja seberat 3 kg lebih. Selain itu YA (22) dengan BB ganja 1 kg lebih, HN (27); KB (32) dengan BB ganja 1 kg lebih; serta AS (35) dan DW (33) dengan BB ganja seberat 937 gram. Mereka ini telah melanggar UU no 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2, dengan ancaman hukuman 6 tahun hingga 20 tahun penjara. (kid/ari)
Polres Malang Tangkap 9 Pengedar Sabu dan Ganja
Jumat 25-03-2022,13:24 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,07:14 WIB
Duka di Proyek Mojokerto, Dandim Turun Langsung Pastikan Korban Tertangani
Kamis 09-04-2026,06:01 WIB
Malam Puncak HPN 2026, PWI Jombang Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital
Kamis 09-04-2026,08:42 WIB
Duta Koperasi Jatim 2025 Az-Zahra Andaya, Temukan Jati Diri di Dunia Usaha dan Organisasi
Kamis 09-04-2026,07:29 WIB
Aksi Gangster Kembali Marak di Kota Pahlawan, Begini Langkah Polrestabes Surabaya
Kamis 09-04-2026,07:59 WIB
Arahan Prabowo: Setelah Swasembada Beras, Kejar Swasembada Protein
Terkini
Kamis 09-04-2026,23:15 WIB
Wanita di Lamongan Dilaporkan Lagi, Cemarkan Nama Baik Lewat Media Sosial
Kamis 09-04-2026,23:10 WIB
Rakorda Bangga Kencana 2026 di Surabaya Percepat Penurunan Stunting Jatim
Kamis 09-04-2026,23:06 WIB
Lamongan Jadi Rujukan Kaji Tiru Penurunan Stunting, Angka Turun Drastis
Kamis 09-04-2026,23:02 WIB
Pascasarjana Unair Satukan Kepala Daerah Perkuat Ekonomi Jatim Lewat Kolaborasi Alumni
Kamis 09-04-2026,22:57 WIB