Surabaya, memorandum.co.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berziarah sekaligus memanjatkan doa bersama dalam peringatan Haul Agung Sunan Ampel yang ke-545 di kompleks makam Sunan Ampel. Dengan mengenakan baju koko putih lengkap dengan sarung dan peci hitam, Eri tampak hadir bersama Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan. Di depan maqbarah Mbah Sunan Ampel, Eri juga meminta habib, kiai serta alim ulama yang hadir saat itu untuk turut mendoakan keselamatan Kota Surabaya. Terutama agar pandemi Covid-19 segera berakhir dari bumi Pahlawan. "Keberhasilan sebuah kota adalah berkat doanya para ulama. Saya berharap, para habib, kiai, para alim ulama selalu mendoakan Kota Surabaya dan agar Covid-19 segera berakhir di Kota Surabaya," kata Eri. Eri menuturkan, bahwa sebuah kota akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur ketika Umara itu taat kepada ulamanya. Karenanya, dia menegaskan, meski pihaknya terus bekerja keras dalam membangun kota, maka tak akan bisa berhasil jika tak ada dukungan dari ulama. "Karena itu saya mohon doanya. Sebab, keberhasilan kota itu karena doanya para alim ulama," ujar dia. Mengutip Muhammad Luthfi Ali Yahya (Habib Luthfi), Eri menuturkan, Mbah Sunan Ampel memberikan berkah kepada warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Maka, di momen peringatan Haul Agung Sunan Ampel ini, dia juga berharap Surabaya mendapatkan berkah dengan diberikan doa oleh para ulama. "Sehingga kota ini bisa memberikan berkah ketika para habib, para kiai, para alim ulama selalu berdoa untuk kepentingan Kota Surabaya," kata Eri yang juga masih berkerabat dengan nadzir (pengelola wakaf) Masjid Sunan Ampel. Eri yang sejak kecil tinggal di lingkungan pondok pesantren juga mengungkapkan, bahwa terdapat lima ajaran dakwah Mbah Sunan Ampel yang dikenal Molimo. Yakni, Moh Mabuk (tidak mau minum minuman keras), Moh Madon (tidak berbuat zina), Moh Madat (tidak memakai narkoba), Moh Maling (tidak mencuri) dan Moh Main (tidak main judi). "Itulah Moh Limo atau Molimo, ajaran Sunan Ampel yang sangat terkenal," katanya. Menurutnya, Sunan Ampel atau Raden Rahmat, menyebarkan Islam di Tanah Jawa, termasuk hingga ke Demak. Sunan Ampel dikenal dengan cara berdakwahnya yang santun, yakni melalui pendekatan komunikasi yang khas dan membumi. "Semoga barokah beliau terus mengalir untuk Surabaya dan Indonesia," pungkasnya. (fer)
Hadiri Haul Sunan Ampel, Wali Kota Teringat Ajaran Molimo
Minggu 20-03-2022,13:24 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB