Malang, Memorandum.co.id - Dua Dosen Universitas Brawijaya (UB) Dr. Drs. Muhammad Saifi,M.Si dan Wayan Firdaus Mahmudy S.Si., M.T., Ph.D, dikukuhkan menjadi Professor. Pengukuhan keduanya, dilakukan di gedung Samantrakrida UB. Dalam orasinya, Dr. Drs. Muhammad Saifi,M.Si, dosen dari Fakultas Ilmu Administrasi sebagai professor di bidang Ilmu Manajemen Keuangan. Ia mengusung model baru, dalam kebijakan keuangan terpadu. Merupakan bagian dari ilmu manajemen keuangan dan bisnis yang berorientasi pada upaya menyejahterakan pemilik perusahaan. Model kebijakan keuangan, ia dapat dari pengambilan sampel 8 perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mulai tahun 2018 hingga tahun 2020. "Sampel perusahaan asuransi ini, menarik diangkat. Karena semakin meningkatnya tren masyarakat membutuhkan perlindungan atas apa yang dimiliki. Namun, jangan sampai kejadian gagal bayar polis di tahun 2019 terulang kembali," terangnya. Secara umum, kata dia, laba perusahaana asuransi turun dari tahun 2019 di angka Rp 0,69 triliyun menjadi Rp 0,64 triliyun di tahun 2020. Jumlah perusahaan asuransi, tiap tahunnya mengalami fluktuasi cenderung turun di tahun 2020. "Ini membuktikan, asuransi tersebut belum melakukan kebijakan keuangan yang tepat. Untuk meningkat kinerja perusahaan, diawali tata kelola perusahaan yang tepat," lanjutnya. Saifi menyampaikan, perusahaan akan menitikberatkan pentingnya aset pengetahuan. Salah satu pendekatan penilaian aset pengetahuan adalah modal intelektual. "Pada dasarnya kebijakan keuangan dalam perusahaan mencakup tiga bidang, yaitu kebijakan investasi, kebijakan struktur modal, dan kebijakan dividen," pungkasnya. Sementara untuk Profesor ke dua, Wayan Firdaus Mahmudy S.Si., M.T., Ph.D, tentang kecerdasan buatan untuk industri manufaktur. Mengangkat tema pengembangan metode kecerdasan buatan terintegrasi untuk optimasi produksi dan distribusi induistri manufaktur. Pada orasi tersebut, kerangka solusi yang diusulkan disebut Model Terintegrasi Produksi Distribusi Manufaktur (MPDM). "MPDM untuk meramalkan permintaan produk oleh konsumen, improved genetic algorithms (IGA) untuk menentukan jumlah setiap jenis barang yang harus diproduksi. Menyusun jadwal produksi, untuk menyusun mekanisme distribusi," terang Dekan Fakultas Ilmu Komputer ini. Menurutnya, permasalahan pada proses produksi hingga distribusi yang harus diselesaikan. Peramalan diperlukan untuk mendapatkan jumlah permintaan konsumen untuk setiap jenis produk. Perencanaan produksi agregat menghasilkan kuantitas setiap jenis barang yang harus diproduksi. "Penentuan waktu mulai memproduksi jenis produk dilakukan pada proses penjadwalan. Selaian itu, proses produksi dilakukan dan harus didistribusikan ke konsumen. Harus diselesaikan dengan prinsip optimasi di industri manufaktur," lanjutnya. Untuk itu, produk yang dihasilkan, harus lebih baik, cepat, kompetitif dan bisa diterima konsumen tepat waktu dengan biaya distribusi rendah. (edr)
Dikukuhkan Profesor, Dua Dosen UB Angkat Tema Terpadu
Sabtu 12-03-2022,16:32 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 15-08-2026,08:06 WIB
Bos Restoran Korea Terjerat Kasus Kekerasan Seksual, Korban Lebih 2 Orang
Sabtu 15-08-2026,10:45 WIB
Muktamar NU di Ambang Pintu: Benarkan Prof. Nasaruddin Umar Terganjal AD/ART?
Sabtu 15-08-2026,11:21 WIB
Persebaya vs Penang FC, Berbekal Pengalaman di Liga Malaysia, Sananta Siap Beri Kemenangan untuk Bajol Ijo
Sabtu 15-08-2026,09:48 WIB
HUT ke-81 RI, Satpas Colombo Surabaya Gelar Lomba dan Bagikan Bendera Merah Putih
Sabtu 15-08-2026,09:45 WIB
Bhayangkari dan Polwan Ngawi Gelar Senam Bersama, Semarakkan HKGB ke-74 dan Hari Jadi Polwan ke-78
Terkini
Sabtu 15-08-2026,21:20 WIB
Gol Akrobatik Walber Mota Kunci Kemenangan Persebaya atas Penang FC
Sabtu 15-08-2026,20:46 WIB
Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Kota Kediri
Sabtu 15-08-2026,20:38 WIB
Simbol Toleransi, Umat Hindu dan Etnis Tionghoa Meriahkan Kirab Ancak Agung Situbondo
Sabtu 15-08-2026,20:26 WIB
Bupati dan Ketua DPRD Trenggalek Simak Pidato Kenegaraan, Sepakat Kerja Bareng Sejahterakan Rakyat
Sabtu 15-08-2026,20:15 WIB