Surabaya, memorandum.co.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mencanangkan Maret sebagai Bulan Padat Karya. Untuk menyukseskan itu, salah satu program yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya adalah pelatihan pembuatan paving. Kepala DSDABM Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan, bahwa banyak program yang dicanangkan Wali Kota Eri untuk merealisasikan Bulan Padat Karya ini. Sedangkan yang berkaitan dengan dinasnya adalah pelatihan keterampilan pembuatan paving yang diikuti masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Ini instruksi Pak Wali Kota untuk melakukan pemberdayaan kepada MBR. Jadi, ini untuk meningkatkan perekonomian mereka di saat pandemi ini. Mereka diberikan keahlian untuk bikin paving,” kata Lilik di sela-sela memantau pelatihan itu di Gudang DSDABM Tambaksari, Rabu (9/3). Menurut Lilik, peserta pelatihan itu berasal dari beberapa kecamatan di Surabaya. Untuk pelatihan perdana kali ini, ada 20 MBR yang berasal dari Kecamatan Tambaksari, Bubutan dan Genteng. Mereka dilatih oleh tim profesional yang bekerjasama dengan DSDABM. “Pelatihan ini akan terus berlanjut, sehingga apabila ada warga MBR yang ingin mengikuti pelatihan ini kami persilahkan, karena para peserta ini juga diajukan oleh pihak kelurahan,” tegasnya. Ia memastikan bahwa para peserta pelatihan itu akan dilatih dari awal hingga proses akhir pembuatan paving, termasuk mengoperasikan mesin pencetak paving. Tentunya, paving yang mereka buat berbeda dengan paving pabrikan yang banyak beredar di masyarakat, terutama soal kekuatan bebannya. “Namun, kita sadar bahwa kebutuhan pemkot akan paving itu bukan hanya paving pabrikan, tapi juga butuh paving yang manual seperti yang dibuat oleh para peserta pelatihan ini. Makanya, hasil paving yang mereka buat nanti akan kita letakkan di gang-gang dan taman-taman, sehingga kekuatan untuk menahan berat masih ringan, karena kalau di taman itu kan hanya digunakan untuk pejalan kaki, bukan kendaraan yang berat-berat,” jelas dia. Lilik juga berharap para peserta yang sudah mengikuti pelatihan itu bisa memproduksi sendiri ke depannya. Bahkan, diharapkan mereka bisa membuat semacam kelompok atau CV untuk memproduksi paving tersebut, karena demand atau permintaannya tentu dari Pemkot Surabaya sendiri. “Tapi kami masih diskusikan lebih lanjut apakah setelah mereka dilatih akan kita bantu alat beserta bahan-bahannya atau bagaimana ke depannya, kami masih diskusikan lebih lanjut. Tentunya kami akan terus mengawal mereka demi kesejahteraan mereka,” tegasnya. Sementara itu, Budi Prasetyo, salah satu peserta pelatihan paving dari Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, mengakui pelatihan itu sangat bermanfaat bagi warga, karena bisa memberikan keterampilan dan bisa mengembangkan perekonomiannya. Apalagi, dalam pelatihan itu diajari dan dilatih dari awal hingga bisa membuat paving. “Harapan kami setelah diberikan pelatihan ini bisa dibantu alat atau bahannya supaya kami bisa produksi juga. Kalau kami sudah bisa bekerja bikin paving, tentu itu akan bisa mengembangkan perekonomian kami dan meningkatkan kesejahteraan kami. Terima kasih Pak Wali Kota, dan jajaran pemkot semuanya,” pungkasnya. (fer)
Bulan Padat Karya, Warga Dilatih Bikin Paving
Rabu 09-03-2022,18:54 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,09:14 WIB
Modus Pajang Tumpukan Kardus, Subdistributor Amer Bro Layani Pembelian Miras Ecer
Kamis 15-10-2026,06:46 WIB
Rumah Tak Layak Huni di Kota Madiun Masuk Desil 9, Bagus Panuntun Minta Data Riil Jadi Acuan
Kamis 15-10-2026,11:57 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi Murka Pengawasan Parkir Kendor, Ancam Copot Jukir Bermasalah
Kamis 15-10-2026,13:57 WIB
Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Ikut Kawal Demokrasi, Bukan Sekadar Ramai di Medsos
Kamis 15-10-2026,08:48 WIB
Gelapkan Tagihan Rp319 Juta, Sales PT Ateka Jaya Alirkan Uang ke Rekening Ibunya
Terkini
Jumat 16-10-2026,02:00 WIB
PN Gresik Tunda Eksekusi Lahan Lelang 2,7 Hektare di Bungah, Akses Masuk Terhalang
Jumat 16-10-2026,01:00 WIB
Polres Gresik Razia Miras dan Narkoba di Dua Lokasi, 30 Orang Negatif Tes Urine
Jumat 16-10-2026,00:05 WIB
Populasi Ternak Jatim Melimpah, Indra Widya Agustina Dorong Kesejahteraan Peternak Kecil di Surabaya
Kamis 15-10-2026,23:23 WIB
Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Warga Pagesangan Panen Lele 50 Kg
Kamis 15-10-2026,22:37 WIB