Surabaya, memorandum.co.id - Pembunuhan yang dilakukan Nurhuda terhadap korban tergolong sadis. Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan. “Terduga pelaku ini terbilang sadis, karena memukul korbannya dengan membabi buta di kepala. Saat itu korban ditinggalkan masih dalam keadaan hidup. Namun akhirnya meninggal karena kehabisan banyak darah,” jelas Yusep, Senin (21/2/2022). Yusep menjelaskan kronologis kejadian berawal dari adanya rasa dendam antara terduga pelaku dengan keponakan Shien Cuan berinisial YL. Terduga pelaku yang tinggal di Jalan Manukan Indah, itu mengaku sering dituduh mencuri uang sewaktu bekerja bekerja di toko Kota Probolinggo oleh YL. Ketika itu, dirinya ditemani oleh temannya berinisial AR, yang saat ini sedang dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sudah merencanakan dengan sangat matang aksinya. Modus yang digunakan terduga pelaku adalah mematikan lampu sakelar rumah Shien Cuan. Begitu korban keluar rumah untuk mengecek terkait penyebab masalah lampu mati. Mengetahui korban keluar rumah, Nurhuda lantas memanfaatkan kesempatan tersebut dengan segera memukul wajah korban dengan tangan kosong. Kemudian menghajar kepalanya dengan paving hingga kepalanya berdarah yang menjadi penyebab korbannya meninggal dunia. Korban sempat berteriak hingga ada warga yang menghampiri lalu terduga pelaku meninggalkannya begitu saja. Pasca melakukan pemukulan, terduga pelaku melarikan diri dan akhirnya berhasil diamankan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya berdasarkan bukti dan rekaman CCTV yang ada. Akibat perbuatannya, saat ini Nurhuda diamankan di Polretabes Surabaya beserta barang bukti yang digunakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (rio/fer)
Kapolrestabes Surabaya: Terduga Pelaku Terbilang Sadis!
Senin 21-02-2022,21:47 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,10:48 WIB
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Dugaan Penipuan Rp 37 Miliar
Jumat 11-09-2026,08:25 WIB
Gelar Wisuda Khidmat, UIBU Malang Terapkan Tradisi Unik Penyerahan Ijazah di Hari Kelulusan
Jumat 11-09-2026,08:49 WIB
Prof. Ika Noer Syamsiana Jadi Profesor Baru Polinema, Kembangkan AI KGS untuk Sistem Otomasi Berkelanjutan
Jumat 11-09-2026,06:18 WIB
BGN Perbarui Data, Keluarkan 1.653 Sekolah dari Daftar MBG
Jumat 11-09-2026,07:02 WIB
Jurnalis Bojonegoro Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau
Terkini
Sabtu 12-09-2026,05:00 WIB
Cinta yang Tak Pernah Diperjuangkan (6): Pelajaran Pahit dari Akhir Penantian
Sabtu 12-09-2026,02:07 WIB
Kenapa Minum Es Teh Bikin Haus Lagi? Ini Penyebabnya
Sabtu 12-09-2026,01:06 WIB
Cara Menyimpan Makanan agar Tidak Cepat Basi, Jangan Asal Masuk Kulkas
Sabtu 12-09-2026,00:07 WIB
Satgas ODC Kantongi Ciri-Ciri 8 Pelaku Penembakan 3 ASN di Muliama
Jumat 11-09-2026,23:38 WIB