Surabaya, memorandum.co.id - Keberadaan minyak goreng (migor) di pasar tradisional Surabaya masih langka. Selain itu, harga eceran tertinggi cenderung tidak stabil. Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mendorong Pemkot Surabaya agar segera mendistribusikan migor bersubsidi seharga Rp 14 ribu ke pedagang pasar tradisional. "Minyak goreng bersubsidi dari pemerintah belum menyentuh pedagang pasar tradisional," ujar Reni, Selasa (15/2/2022). Reni telah melakukan pengecekan di tiga pasar tradisional, di antaranya Pasar Pakis, Pasar Keputih, dan Pasar Klampis. Harga migor rata-rata berkisar Rp 16 ribu hingga Rp 19 ribu per liter. Dari pantauannya, banyak para pedagang yang terkena imbas pasca penurunan harga minyak goreng serentak. Stok yang dibeli dengan harga tinggi kemudian sulit terjual. Tak sedikit masyarakat memilih membeli di minimarket yang kebagian migor bersubsidi. "Pemkot harus memastikan minyak goreng bersubsidi berada di pasar tradisional juga, agar masyarakat tidak meninggalkan pasar tradisional karena harga minyak lebih mahal atau stok tidak tersedia," tandasnya. (bin)
DPRD Surabaya: Migor Bersubsidi Belum Sentuh Pasar Tradisional
Selasa 15-02-2022,18:26 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB