Surabaya, memorandum.co.id - ST, tersangka prostitusi melalui MiChat mengaku, awalnya hanya ingin mengajak korban untuk bisnis. Tapi keinginannya itu berubah tatkala korban sering main ke rumahnya sebulan ini. "Dia sering ditiduri pacarnya, tapi tidak dapat apa-apa. Akhirnya saya kenalkan aplikasi MiChat dan suruh download untuk open BO sendiri," terang ST. Selain itu juga korban juga ingin punya uang untuk membeli HP baru. Jadi begitu ditawari open BO itu akhirnya dijalaninya. "Awalnya perkenalan dulu dan chat melalui MiChat dengan pelanggan. Kemudian lanjut open BO. Dia pasang tarif Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu," beber ibu dua anak ini. Mainnya di ruang tamu kamarnya saat suami tersangka sedang bekerja. Sudah dua minggu dan lima kali di booking pelanggan dari Gresik sama Surabaya. "Dan saya dijanjikan akan diberi komisi Rp 50 ribu setiap selesai di BO. Sudah lima kali dalam dua minggu korban open BO dan dapat lima pelanggan," jelas ST. Menurut ST, korban sebulan ini sering kali main ke rumah. Dan oleh orang tuanya tidak boleh keluar rumah. Jadi pamitnya main ke rumahnya, tapi pukul 23.00, keluar sama pria lain. (rio)
Pelanggannya dari Surabaya dan Gresik
Kamis 03-02-2022,19:46 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,20:46 WIB
Moratorium Diskotek Surabaya Dikritik Hiperhu, Minta Pemkot Terapkan Izin Selektif
Selasa 06-10-2026,20:53 WIB
Kejari Lamongan Tahan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Tanah Negara Pantai Paciran
Selasa 06-10-2026,18:18 WIB
PN Malang Mediasi Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar, Tergugat Minta Bukti Transaksi
Selasa 06-10-2026,20:59 WIB
Estafet Kepemimpinan, Bakom RI Siap Jembatani Aspirasi Rakyat dan Pemerintah
Selasa 06-10-2026,18:00 WIB
Pedagang Nasi Jagung Tewas Disambar Truk di Jalur Pantura Kota Pasuruan
Terkini
Rabu 07-10-2026,14:28 WIB
Mengenal Dina Dhemes, Pedangdut Asal Ngawi yang Viral dengan Aksi Enerjik
Rabu 07-10-2026,14:11 WIB
Pameran Haji Umrah di Plaza Surabaya, Saudaraku Tour & Travel Tawarkan Paket Mulai Rp26 Jutaan
Rabu 07-10-2026,14:08 WIB
Kemenhaj Jombang Kejar Direktur PT Annisa Ahmada, Tiga Kali Mangkir Dilaporkan ke Kanwil
Rabu 07-10-2026,14:04 WIB
Dulu Pemohon Cari Petugas, Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat
Rabu 07-10-2026,13:59 WIB