Surabaya, Memorandum.co.id - Meski pelaksanaan pemilu 2024 masih jauh digelar, namun menjadi wacana menarik Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur dengan menggelar Forum Komunikasi (Forkom) Nasional Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Hadi Dediyansah menyebutkan, forum digelar sebagai upaya mencegah dan memitigasi problem dan sengketa pelaksanaan Pemilu 2024. "Pengawasan melibatkan seluruh elemen masyarakat ikut andil bagian pada penyelenggaran pemilu," tegas Hadi Dediyansah ditemui di sela kegiatan seminar di ruang sidang paripurna Gedung DPRD Jatim, Selasa (14/12). Hadi Dediyansah menyebutkan, sejak awal tahun 2021, DPRD Jatim sudah menyiapkan konsep terkait proses pelaksanaan pengawasan partisipatif. "Tidak hanya di hari pemungutan suara, baik proses, tahap demi tahap penyelenggaraan Pilkada ini, masyarakat juga harus ambil bagian," kata Hadi Dediyansah. Politisi yang akrab disapa Cak Dedi ini mencontohkan, proses pemutakhiran data pemilih. Ia meminta masyarakat sadar pentingnya nama-nama yang sudah memenuhi syarat agar segera didaftarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga saat hari H, pemilih tidak mengalami kesulitan ketika memberikan hak suaranya. "Kita sedang mematangkan fungsi koordinasi dengan kawan-kawan kabupaten/kota se Jatim untuk memitigasi sejak awal potensi persoalan yang ada dengan beberapa indikator yang bisa kita jadikan acuan," katanya. Menurut Cak Dedi, pemetaan atau mitigasi potensi persoalan tersebut dilakukan agar pengawasan yang dilakukan nantinya kepada suatu daerah lebih komprehensif. Misalnya, di Kabupaten Sumenep, ada sekitar 7 kecamatan yang susah diakses. Bahkan, pada proses pembentukan jajaran pengawas Ad Hoc di tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan itu juga tidak mudah mencari orang. Sepanjang tahun 2021, Komisi A DPRD Jatim memastikan bakal terus mematangkan koordinasi maupun pemetaan mitigasi persoalan di masing-masing kabupaten/kota se Jawa Timur. "Pemetaan kita tentu mengambil satu, sejarah penyelenggaran Pilkada pada masa sebelumnya. Misal di Kabupaten Mojokerto pernah ada insiden kantor KPU dibakar, itu juga menjadi pertimbangan kita untuk menentukan daerah ini mendapat atensi atau tidak," katanya. (day)
Dewan Jatim Antisipasi Problem dan Sengketa Pemilu 2024
Selasa 14-12-2021,15:30 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Jumat 06-11-2026,17:21 WIB
SPPG Sidokumpul Lamongan Berhenti Operasi, Siswa Empat Sekolah Tak Terima MBG
Terkini
Sabtu 07-11-2026,11:51 WIB
Jelang Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Buka Layanan IKD dan Pendaftaran Agen Perlinsos
Sabtu 07-11-2026,11:33 WIB
Jalin Kedekatan dengan Warga, Kapolresta Sidoarjo Gelar Suling di Masjid Al Hidayah Gedangan
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,11:11 WIB
Nangis Saat Dibekuk, Copet Ponsel di Parade Juang Surabaya Diamankan Anggota Polsek Bubutan
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB