Surabaya, memorandum.co.id - Bandit perampas tas milik Nurhayati, jaksa Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya hingga kini bebas berkeliaran mencari mangsa. Satreskrim Polrestabes Surabaya belum berhasil menangkapnya dengan dalih masih penyelidikan. Padahal, polisi sudah mengidentifkasi dua pelakunya. Dan berjanji akan segera menangkapnya. "Sudah kami identifikasi dua pelaku dua dan saat ini berada di sekitaran Surabaya-Madura," ujar Kasatreskim Kompol Mirzal Maulana, Minggu (21/11). Seperti yang diberitakan sebelumnya, usai mengambil uang di bank, Nurhayati, Jaksa Kejari Surabaya, jadi korban jambret di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jalan Arjuno, Kamis (11/11) sekitar pukul 13.00. Akibat kejadian itu, tas berisi HP, uang sebesar Rp 4 juta, dompet, buku tabungan amblas digondol dua pelaku yang berboncangan naik motor. Setelah berhasil, mereka kabur ke arah Jalan Semarang. Saat kejadian, Nur tidak sendiri melainkan bersama Rini, rekan kerjanya yang juga jaksa di Kejari Surabaya. Kemudian keduanya mengendarai mobil, melapor ke Polrestabes Surabaya. "Pelaku dua orang dan berhasil merampas tas berisi uang tunai sekitar Rp 4 juta, yang sedianya untuk bayar cicilan rumah dan dompet berisi surat-surat, dan buku tabungan," ungkap Harifin, saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP). (rio)
Polisi Identifikasi Perampas Tas Jaksa Wanita di Jalan Arjuno
Minggu 21-11-2021,15:49 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,18:42 WIB
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal Modal Usaha Terbatas hingga Jadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat
Minggu 29-03-2026,21:13 WIB
DPRD Jatim Ingatkan Pemprov, Urbanisasi Pascalebaran Menjadi Ancaman bagi Kota Besar
Minggu 29-03-2026,20:32 WIB
Kasus Penyebaran Video Bugil Mandek 7 Bulan, Korban Desak Polisi Tangkap Pelaku
Minggu 29-03-2026,22:48 WIB
Sejarah Hari Film Nasional 30 Maret, Tonggak Perfilman Indonesia
Minggu 29-03-2026,21:37 WIB
Tiba di Tokyo, Prabowo Disambut Pejabat Pemerintah Jepang di Haneda Airport
Terkini
Senin 30-03-2026,15:59 WIB
Evaluasi Total, Bernardo Tavares Fokus Perbaiki Transisi Permainan Persebaya
Senin 30-03-2026,15:57 WIB
Penandatanganan PKS PSEL, Kota Malang Dukung Transformasi Pengelolaan Sampah
Senin 30-03-2026,15:53 WIB
Hasil Autopsi Bayi di Mojosarirejo Gresik Mengarah pada Dugaan Pembunuhan Sadis
Senin 30-03-2026,15:49 WIB
Bupati Gus Barra Bongkar Skandal Visa TKA China, Bentuk Timsus Usut Kebocoran PAD dan Praktik Kerja Ilegal
Senin 30-03-2026,15:43 WIB