Malang, Memorandum.co.id - KPU Kabupaten Malang melakukan audensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Malang untuk membahas pelaksanaan Pilkada serentak yang bakal digelar pada tahun 2024 mendatang. Ketau DPRD Kabupaten Malang Darmadi menyampaikan pertemuan dengan KPU Kab Malang ini membicarakan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada serentak. “Memang untuk momen pada tahun 2024, tetapi untuk persiapan KPU akan start pada tahun 2022,” terangnya, Jumat (15/10/2021). Pembahasan ini diharapkan dapat menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Yang perlu disiapkan antara lain kebutuhan yang paling utama adalah gudang dan selama ini KPU melakukan sewa pada pihak lain. Tetapi kedepan diharapkan adanya gudang yang bisa dikelola oleh KPU sendiri, karena pada Pilkada serentak tahun 2024 nanti berbeda. “Kalau sewa waktunya terbatas padahal pada tahun 2024 nanti, terus berkelanjutan mulai dari Pileg hingga Pilkada,” kata Darmadi. Disamping itu, lanjutnya, KPU juga mengharap memiliki kantor sendiri, karena selama ini kantor yang ditempati masih dipinjami oleh Pemkab Malang. “KPU bisa mengajukan anggaran non Pilkada, yang sifatnya hibah, untuk kebutuhan anggaran secara menyeluruh kami minta perencanaan kebutuhan anggaran," imbuh Darmadi. Sedangkan untuk kebutuhan anggaran Pilkada nanti yang ditanggung oleh APBD, maka akan dilakukan pencadangan anggaran kebutuhan yang dilakukan selama dua tahun yaitu saat perencanaan anggaran. “Terkait berapa besarannya disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kalau mengacu pada tahun kemarin KPU membutuhkan anggaran sebesar Rp 107 Milyar,” jelas Darmadi. Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Malang Anis Suhartini mengatakan audensi dengan Ketua DPRD terkait kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada serentak nanti ditahun 2024 Karena untuk rangkaian kegiatan atau persiapannya mulai tahun 2022. “Pada tahap awal itu melakukan pendataan pada pemilih berkelanjutan, baru melangka pada tahapan selanjutnya,” terang Anis. Pada audensi ini ada dua agenda penting, pertama terkait kebutuhan akan gudang untuk penyimpanan logistik, karena pada tahun 2024 nanti itu pemilihannya mulai dari Pileg, Pilpres, DPD dan terakhir Pilkada. Sehingga perlu disimpan hingga penentuan pemusnahan sesuai yang diintruksikan KPU pusat, mengingat pelaksanaan pemilihan sebanyak 4 kali dapat dipastikan logistiknya sangat banyak dan membutuhkan gudang yang cukup representatif. Terkait kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada masih mengacu pada tahun lalu. Saat itu, pihaknya mendapat anggaran sebesar Rp 85 M namun hanya terserap Rp 72 M. Karena untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) semuanya ditanggung oleh pemerintah pusat sebesar Rp 35 M. “Apabila nanti pada tahun 2024 masih masa pandemi maka tetap butuh APD. Yang menjadi pertanyaan apakah untuk APD masih dibiayai pusat atau daerah,” kata Anis. (kid/ari)
DPRD-KPU Kabupaten Malang Bahas Anggaran Pilkada
Jumat 15-10-2021,13:44 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,15:00 WIB
Markas Curanmor di Margomulyo Surabaya Digerebek Resmob
Jumat 05-06-2026,14:23 WIB
Ide Bekal Simpel dan Bergizi untuk Anak yang Anti Sayur
Jumat 05-06-2026,15:22 WIB
19 Dapur SPPG Disuspensi, Satgas MBG Situbondo Desak Pembenahan Total
Jumat 05-06-2026,13:50 WIB
Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Cs Digelar 11 Juni, KPK Siap Beberkan Dakwaan
Jumat 05-06-2026,14:17 WIB
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mojokerto Sapa Generasi Digital Lewat Esports dan Kreativitas
Terkini
Sabtu 06-06-2026,09:55 WIB
Masuki Tahap Awal SPMB di Lamongan, Sekolah dan Dinas Imbau Orang Tua Aktif Dampingi
Sabtu 06-06-2026,09:33 WIB
Dipicu Masalah Sandal, 4 Pengeroyok Pemuda Manukan Surabaya hingga Tewas Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,08:59 WIB
Diskominfo Lumajang Perkuat Promosi Pariwisata Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
Sabtu 06-06-2026,08:20 WIB
Lewat Konten Kreatif, Lapas Jember Optimalkan Medsos untuk Dekat dan Transparan ke Masyarakat
Sabtu 06-06-2026,07:49 WIB