Surabaya, Memorandum.co.id - Anggota Fraksi PAN DPRD Jatim, Amar Saifudin mengatakan, pejabat negara mengalami kenaikan harta di tengah kondisi pandemi sangat berlawanan dengan kondisi masyarakat yang perekonomiannya terguncang. "Ini anomali sosial, karena saat sebagian besar rakyat bingung mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup, tapi para penyelenggara negara hartanya justru bertambah," ujar Amar Saifudin, Selasa (21/09/2021). Kondisi serba sulit itu, lanjut Amar, bukan hanya dialami masyarakat yang ada di kelas bawah.Tapi juga dari di kalangan masyarakat menengah maupun masyarakat pelaku usaha UMKM juga mengalami keterpurukan. "Apa yang kita saksikan sekarang ini memang sangat ironis. Sebab harta kekayaan pejabat negara semakin bertambah dan di sisi lain pendapatan perkapita penduduk kita itu turun kisaran 400 ribu sekian perbulan," beber mantan Wabup Lamongan ini. Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim ini mengakui, harta kekayaan pejabat itu bisa naik lantaran ada beberapa sebab. Seperti pejabat negara itu memiliki harta bergerak maupun harta tidak bergerak yang nilainya bisa naik setiap tahunnya. Semisal memiliki tanah, rumah atau perusahaan sehingga masih cukup wajar. "Tapi kalau harta kekayaan pejabat negara yang naik itu berupa setara kas atau tabungan, maka saya rasa itu perlu didalami lagi asal-usul harta tersebut," tegas Amar. Mengingat, lanjutnya, penanganan Pandemi Covid-19 di Jatim menyerap anggaran yang sangat besar dari APBD sehingga sampai harus dilakukan refocusing anggaran besar-besaran. "Jangan sampai kenaikan harta setara kas pejabat negara yang begitu besar itu berasal dari penyelewengan dana darurat untuk penanganan Covid-19. Itu jelas akan melukai hati rakyat," pungkasnya. (day)
DPRD Jatim Pertanyakan Kenaikan Harta Pejabat Selama Pandemi
Selasa 21-09-2021,12:33 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-10-2026,16:59 WIB
Kanwil DJP Jatim III Serahkan Tersangka Penggelapan Pajak Rp1,9 Miliar ke Kejari Jember
Rabu 07-10-2026,14:08 WIB
Kemenhaj Jombang Kejar Direktur PT Annisa Ahmada, Tiga Kali Mangkir Dilaporkan ke Kanwil
Rabu 07-10-2026,18:03 WIB
Pacar Jadi Otak, Komplotan Rampas Motor di Simo Gunung Umpan Korban dengan Perempuan
Rabu 07-10-2026,16:54 WIB
Ibu Rumah Tangga di Gresik Diperas Penagih Pinjol, Ancam Sebar Foto Syur Editan
Rabu 07-10-2026,21:03 WIB
Polres Kediri Ungkap Kasus Bayi Tewas dan Aborsi di Pare-Pagu, 4 Tersangka Diamankan
Terkini
Kamis 08-10-2026,13:26 WIB
Surabaya Surga Miras, Arak Bali Dijual Rp40 Ribuan, Bisa Minum Sambil Curhat Bareng Penjual di Warkop
Kamis 08-10-2026,13:13 WIB
Kepala OPD Mangkir, RDP LP2B Bubar, Komisi B DPRD Jombang Wacanakan Pansus Tata Ruang
Kamis 08-10-2026,13:09 WIB
PT JPN Dihentikan, LSM PAGAR Desak Pemkab Jombang Periksa Izin hingga Dugaan Pelanggaran
Kamis 08-10-2026,12:35 WIB
21 Pejabat Eselon II Tulungagung Dirombak, Ahmad Baharudin Minta Langsung Gas Kerja
Kamis 08-10-2026,12:13 WIB