Surabaya, memorandum.co.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir meminta semua pihak untuk tidak mencari kambing hitam atas kebakaran yang menimpa Lapas Kelas 1 Tangerang dini hari tadi hingga menelan banyak korban jiwa. “Saya turut berduka atas meninggalnya 41 orang di dalam Lapas tersebut. Atas kejadian ini, pemerintah harus benar-benar memberi atensi,” ujar politisi Partai Golkar ini saat dikonfirmasi memorandum.co.id, Rabu (8/9). Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini berharap ada solusi atau jalan keluar untuk kebaikan bersama dalam menyelesaikan persoalan klasik yang kerap dihadapi rutan/lapas. “Ini kan musibah yang susah diprediksi dan bukan kesengajaan. Jadi kita tidak usah mencari kambing hitam. Tapi kita mencari solusi agar ke depan tidak terjadi lagi hal-hal demikian,” tegas wakil rakyat asal Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini menegaskan. Menurutnya, sudah waktunya pemerintah memperhatikan kondisi bangunan lapas/rutan yang sudah sangat tua dan tak mampu menampung jumlah narapidana. “Sudah waktunya pemerintah (Menkumham-red) memperhatikan infrastruktur bangunan-bangunan gedung lapas dan rutan. Karena bangunan-bangunan tua rawan korsleting dan runtuh bangunannya. Makanya perlu peremajaan,” sambung Ketua Umum Ormas MKGR ini. Untuk itu, persoalan yang selalu muncul terkait over kapasitas di lapas maupun rutan agar segera dicarikan jalan keluar dan tidak selalu dijadikan alasan setiap kali ada pembahasan. “Sekali lagi, over kapasitas yang merupakan masalah klasik di lapas dan rutan harus segera dicarikan penyelesaiannya. Salah satunya dengan merevisi UU Pas, yang skarang nyantol di pemerintah,” tandas Wakil Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum ini. (mik)
Lapas Tangerang Terbakar, Adies Kadir: Jangan Cari Kambing Hitam
Rabu 08-09-2021,11:54 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,07:07 WIB
Cancel Terapis di Lokasi Setelah Lihat Foto, Soapland Massage Kenakan Cas Rp100 Ribu
Jumat 17-04-2026,00:03 WIB
Stok Energi Aman, Harga BBM Subsidi Dipastikan Stabil hingga Akhir 2026
Kamis 16-04-2026,23:16 WIB
Produksi Susu Sapi Boyolali Naik Empat Kali Lipat, Suplai Capai 2.000 Liter Per Hari
Kamis 16-04-2026,21:42 WIB
Kebakaran Pabrik Selotip Margomulyo Surabaya Merembet ke Dua Gudang Lain
Kamis 16-04-2026,20:43 WIB
Wali Kota Eri Targetkan 10 Ribu Pelari Dorong Ekonomi Surabaya
Terkini
Jumat 17-04-2026,19:55 WIB
Halalbihalal Peradi Malang dan Kepanjen Tekankan Integritas Advokat
Jumat 17-04-2026,19:49 WIB
500 Porsi MBG Polresta Malang Kota Ludes dalam 30 Menit
Jumat 17-04-2026,19:47 WIB
Hunian Layak dari Prabowo Jadi Harapan Warga Bantaran Rel, Rezeki bagi Pekerja Proyek
Jumat 17-04-2026,19:39 WIB
Revitalisasi Jembatan Era Kolonial di Kranggan Klaten Buka Akses Vital Warga hingga ke Yogyakarta
Jumat 17-04-2026,19:10 WIB