Surabaya, memorandum.co.id - Aksi main hakim sendiri terjadi di Jalan Tanah Merah, Kenjeran. Seorang remaja 16 tahun asal Randu, Sidotopo Wetan, Kenjeran, dimassa karena diduga mencuri motor Yamaha Mio warga setempat. Akibatnya, HR korban tewas sia-sia. Tragedi yang menimpa HR tersebut sangat disesalkan pihak keluarga. Keluarga korban tidak percaya atas kepergian remaja yang dikenal baik ini. Suasana haru dan suka cita masih menyelimuti rumah duka di Rusun Randu Blok F, RT 17, RW 10, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kenjeran, Jumat (27/8/2021). Kedua orang tua korban mengalami kesedihan yang sangat mendalam. Apalagi kondisi psikis ibunya yang kian menurun karena tidak menyangka sang buah hatinya itu meninggal. Sementara sang ayah, Suparman juga menyesalkan perbuatan warga yang sampai tega melakukan aksi kekerasan yang sebetulnya melampaui batas nilai kemanusiaan. "Dapat informasi anak saya meninggal karena diamuk massa, Selasa (24/8/2021)," kata Suparman saat ditemui di rumah duka, Jumat (27/8/2021) siang. Bahkan ia sendiri menyaksikan langsung aksi kekerasan yang menimpa anak pertamanya itu dari rekaman video detik-detik HR tertangkap tangan, kemudian diberi bogeman mentah oleh massa. Akibat main hakim sendiri ini, HR meregang nyawa dengan mengalami beberapa luka serius dibeberapa bagian tubuhnya. "Saya nggak tega melihat video saat anak saya ketika dihajar. Mereka sangat tega sekali melakukan itu," cakapnya. Sebelum kejadian tersebut, Suparman menceritakan, bahwa anaknya izin keluar tidak jauh dari rusun sekitar pukul 01.00. "Pukul 02.00 anak saya itu masih di warkop dekat rusun," jelasnya. Hingga akhirnya Suparman mendapat kabar dari tetangga bahwa ada remaja meninggal karena curanmor di Tanah Merah. Betapa kagetnya Suparman mengetahui musibah ini menimpa anaknya. "Sebelum dibawa ke rumah, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara," imbuhnya. Sementara itu Yudi, Ketua RT 17, RW 10, Kelurahan Sidotopo Wetan, mengaku ia mendapat kabar dari grup WhatsApp (WA) bahwa warga Randu, tewas dimassa karena curanmor. "Ada informasi curanmor di Tanah Merah. Pelakunya warga Randu dimassa dan meninggal di lokasi kejadian," terangnya ditemui di kantor RT. Beberapa jam kemudian, ia mendapat informasi bahwa remaja yang tewas tersebut adalah warga rusun. "Ternyata warga saya. Kemudian menuju RS Bhayangkara untuk mendampingi ibu korban," cakapnya. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi mengungkapkan, korban meninggal tersebut kasusnya pencurian dan sekarang ini masih tahap lidik. "Saksi-saksi sudah kami periksa. Termasuk bukti Yamaha Mio milik korban warga Tanah Merah yang dicuri," jelasnya. Pihaknya terus mendalami kedua temannya bisa ketangkap, dan kasus terbunuhnya HR tersebut bisa terungkap. "Memamg saat itu juga ada pengguna jalan melintas mengetahui kejadian itu langsung ikut-ikut," ungkap Suryadi. Menurut informasi yang digali, lanjut Suryadi, HR bersama rekannya diduga melakukan aksi pencurian motor di Tanah Merah Gang 2. "Apakah HR ini beraksi bersama dua atau satu rekannya masih kami selidiki. Berdasarkan informasi yang saya terima, HR saat itu bersama dua temannya. Yang satu di motor menunggu di depan gang, sedangkan HR dan temannya satunya mengambil kendaraan," paparnya. Nahas perbuatannya diketahui oleh korban kemudian berteriak maling. Sontak hal itu mengundang massa. Saat itu HR bersama ke dua temannya kabur. Sangat disayangkan HR di tangkap di Jalan Tanah Merah 4. Kemudian HR dimassa dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan temannya berhasil melarikan diri. Usai kejadian itu jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum. Kemudian malam hari korban dikebumikan di TPU Sirnaraga di Jalan Platuk Donomulyo. (alf/fer)
Remaja Randu Tewas Dimassa
Jumat 27-08-2021,21:42 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB
Universitas Brawijaya Kukuhkan 4 Profesor Baru, Siap Ciptakan Inovasi Energi Hijau dan Pangan Adaptif
Terkini
Minggu 08-11-2026,13:54 WIB
Surabaya Masih Punya PR 124 Titik Genangan, Pemkot Kejar Penyelesaian hingga 2028
Minggu 08-11-2026,13:49 WIB
Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana di 5 Kecamatan Jelang Musim Hujan
Minggu 08-11-2026,13:45 WIB
Dugaan Pencurian Solar Truk Sampah DLH Surabaya Terbongkar, Berlangsung Hingga 5 Tahun
Minggu 08-11-2026,13:28 WIB
Resmob Macan Agung Bekuk Maling Spesialis Toko dan Kios, Bobol Lima TKP, Pelaku Residivis 7 Kali
Minggu 08-11-2026,13:23 WIB