Surabaya, memorandum.co.id - Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Jonahar menyampaikan beberapa hal penting yang wajib diperhatikan Kantor Pertanahan Kota Surabaya I dan II saat menghadiri monitoring evaluasi (monev) di Kantor Pertanahan Surabaya I, kemarin. Kakanwil Jonahar meminta Kantah menjalin sinergi atau hubungan baik dengan Pemkot, Kajari, Kapolres dan Dandim. Dengan menjalin hubungan baik, diyakini segala persoalan akan menemukan jalan keluar. "Kunci utamannya adalah menjalin sinergi dengan jajaran samping. Karena dengan hubungam baik itu akan sangat membantu program-program BPN yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti program PTSL yang saat ini sedang menjadi prioritas," ujar Kakanwil, Jumat (20/8). Di sisi lain, Kakanwil juga meminta kantor pertanahan menyelesaikan segala bentuk tunggakan. Termasuk sesegera mungkin mengejar capaian PTSL 100% dari sisi kualitas dan kuantitas. "Khusus terkait dengan tunggakan segera diselesaikan. Karena tunggakan adalah pintu masuk adanya pengaduan, laporan, surat kaleng dan demo," sambung Jonahar. Menurutnya, tunggakan agar segera diselesaikan bukan hanya secara verbal akan tetapi disurati dalam tempo 10 hari sebanyak dua kali. Untuk tunggakan 2021 ke bawah diharapkan diselesaikan sebelum 24 September 2021. Acuannya tetap berpedoman pada edaran Sekjen ATR/BPN. "Sebab di dalam surat pemberitahuan tersebut disampaikan permohonan akan dikeluarkan apabila pemohon tidak dapat melengkapi persyaratan dan apabila dimohonkan kembali harus dimulai dari awal," bebernya. Sekadar diketahui, dalam monev tersebut dihadiri para Kabid, Kabag Tata Usaha dan Tim Analis. Mereka melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pertanahan pada Kantor Pertanahan Kota Surabaya I dan II. Kepala Pertanahan Kota Surabaya I dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II menyampaikan kendala dan capaian pelaksanaan program strategis nasional di satkernya masing- masing. Kepala Kantah Kota Surabaya I, Kartono Agustiyanto menyampaikan, target PTSL tahap I telah selesai 100% dan sementara persentase sekarang turun karena adanya penambahan target akan tetapi akan segera dikejar kembali dan akan segera menambah 3 DDL lagi. Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II Lampri menyampaikan, bahwa karena tidak memiliki target PTSL maka jajaran konsentrasi menyelesaikan aset pemda dan peningkatan validitas data “no gab no overlap” dan persiapan pensertipikat tanah elektronik. (mik)
Kakanwil BPN Jatim: Tunggakan Adalah Celah Pengaduan
Jumat 20-08-2021,16:02 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB
Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
Sabtu 07-11-2026,19:24 WIB
Wanita Tewas Terserempet Kereta Api Jenggala di Plosowahyu Lamongan
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Terkini
Minggu 08-11-2026,18:09 WIB
Didukung Maju Pilgub Jatim 2029, Gus Fawait Pilih Fokus Tuntaskan Pembangunan Jember
Minggu 08-11-2026,18:05 WIB
BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Perkuat Modal dan Ekspansi Bisnis
Minggu 08-11-2026,17:53 WIB
Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Gencarkan Penertiban Motor
Minggu 08-11-2026,17:37 WIB
ASAB dan Srikandi Aksi Damai Gelar Demonstrasi, Desak Prabowo-Gibran Mundur
Minggu 08-11-2026,17:34 WIB