Pasuruan, memorandum.co.id - Untuk mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah Korem 083/BDJ, Kodim 0819 Pasuruan menggelar apel gelar pasukan dalam rangka percepatan perpindahan isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter) di wilayah jajaran Korem 083/ BDJ. Apel dipimpin Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman dan dihadiri oleh dua kepala daerah di Pasuruan. Yakni Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf. Selain itu, ada pula Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro. Dalam sambutannya, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman menuturkan, pemindahan pasien isoman sangat penting untuk mengantisipasi mobilisasi warga yang tak patuh prokes (protokol kesehatan). Seperti keluar rumah tanpa memakai masker sehingga berpotensi menularkan virus corona ke manusia lainnya. Selain itu, menjalani karantina di tempat isoter jauh lebih baik ketimbang isoman. Sebab disediakan obat dan multivitamin plus makan tiga kali sehari dan pengawasan dokter setiap harinya. "Teknisnya yang jelas kita koordinasi dengan Polri dan puskesmas. Pasien yang menjalani isoman akan kita kunjungi. Kita berikan pemahaman dan edukasi secara singkat, bahwa isoter lebih baik daripada isoman," katanya. Saat ditanya perihal apabila terjadi perlawanan atau penolakan warga yang tak mau dipindah, Dandim menegaskan, bahwa satgas akan tetap melakukan pendekatan secara humanis dan kekeluargaan supaya pasien memahami pentingnya menjalani perawatan di isoter. Bila perlu melakukan penjagaan di sekitar rumah pasien "Kita tidak akan melakukan perlawanan atau kekerasan. Kalau mereka melawan, kita mundur tapi kita tetap ingatkan. Kalau mereka tidak mau, tetap rumahnya kita jaga," tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr Shierly Marlena menjelaskan, sampai hari ini, total ada 40 pasien isoman di Kota Pasuruan. Dari jumlah tersebut, 35 orang sudah dinyatakan sembuh dan 15 orang sudah dipindahkan ke isoter Hotel Semeru Park. "Tinggal 15 orang yang isoman sudah kita pindah ke Semeru Park mulai kemarin. Dan sampai hari ini, dari 138 bed yang ada di Semeru Park baru terisi 50 persen," jelasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah menjelaskan, hingga kemarin, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang menjalani isoman sebanyak 23 orang. Dari jumlah tersebut hanya menyisakan 13 orang yang masih menjalani isoman dan akan segera dipindah ke isoter. "Kebetulan BOR untuk tempat karantina juga masih banyak yang kosong. Jadi mereka yang isoman akan kita pindah ke BLK Rejoso, SKB Pandaan atau Permata Biru," urainya. (rul/fer)
Dandim 0819 Pasuruan Gelar Apel Pasukan Perpindahan Isoman ke Isoter
Rabu 18-08-2021,20:30 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,09:24 WIB
Live Sosmed Jadi Sarana Pemasaran Pijat Plus-Plus di Surabaya
Senin 13-04-2026,17:45 WIB
Masuki Babak Akhir, Kejari Situbondo Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi PUPR
Senin 13-04-2026,07:09 WIB
Gagal Menyalip dari Kiri, Ibu dan Anak Tewas Tergilas Truk Tangki Usai Terpeleset Cor-coran di Bahu Jalan
Senin 13-04-2026,14:22 WIB
Atasi Keluhan Ganti Harga Plastik, Widarto Bagikan Ribuan Goodie Bag di Pasar Tradisional Jember
Senin 13-04-2026,08:32 WIB
Masih Ada Warga Miskin Belum Terima Bansos, Plt Wali Kota Madiun Minta Pemutakhiran Data
Terkini
Senin 13-04-2026,22:33 WIB
ITS Kembangkan Sains Techno Park untuk Perkuat Inovasi Mahasiswa
Senin 13-04-2026,22:29 WIB
Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama dengan Indonesia saat Bertemu Presiden Prabowo di Moskow
Senin 13-04-2026,22:25 WIB
Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Global
Senin 13-04-2026,22:20 WIB
Presiden Prabowo Kunjungi Rusia Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi
Senin 13-04-2026,22:15 WIB