Surabaya, Memorandum.co id - Pembahasan pergeseran anggaran, khususnya refocusing covid-19 tidak melibatkan legislatif, dimaklumi Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anwar Sadad. Meski begitu harus dilegalisasi melalui usulan dalam Rancangan APBD. "Kita juga tidak tahu karena tidak ada keharusan gubernur untuk berkonsultasi ke DPRD. Meski itu melampaui perintah undang-undang bahwa hak budgetting ada di dewan. Tapi ini kondisi darurat, maka pemerintah boleh mengambil kebijakan tanpa berkonsultasi dengan DPRD," terang Anwar Sadad. Anwar Sadad menyampaikan detail anggaran baru diketahui saat mengajukan nota Perubahan APBD. "Apa saja yabg digeser, ke mana saja. Berapa besaran anggaran," tegas Anwar Sadat. Kader Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur yang juga memimpin DPD Gerindra Jawa Timur ini menegaskan, pihaknya akan menelaah dan dibahas bersama-sama saat gubernur menyampaikan nota APBD. "Ini situasi tidak bisa, sehingga sampai sejauh ini tidak ada pembicaraan teknis. Pemda mempunyai kewenangan penuh," urai politisi asal Pasuruan ini. Karena itu, sebagai wakil rakyat Jawa Timur, Anwar Sadad menegaskan kontrol yang dilakukan hanya pada efektif atau tidak pelaksanaan program Pemprov Jatim. "Kontrolnya pada efektifitas program, bukan pada refocusing. Apakah ada penurunan angka terpapar Covid-19, apakah ada perbaikan ekonomi. Sehingga kewenangan kontrol ada pada dampak dari kebijakan refocusing," tandas Anwar Sadat. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak mengatakan, tidak ada yang tahu kapan pandemi berakhir. "Menentukan target di tengah ketidakpastian tentu sangat sulit. Tapi kita punya komitmen mengurangi kemiskinan, meningkatkan lapangan kerja," tegas Emil Dardak. Mantan Bupati Trenggalek ini menyampaikan, apakah Pemprov Jatim akan berkonsentrasi pada bantuan sosial atau pemberdayaan ekonomi. "Untuk kesehatan berdiri sendiri, dengan didorong program pemulihan ekonomi yang harus dikawal," tandas Emil Dardak. Karena itu paripurna tanggapan eksekutif untuk bisa.merumuskan RPJMD yang adaktif. "Tetapi juga konsisten dalam program di sisa tahun anggaran," tutup Emil. (day)
Bahas Refocusing Anggaran Covid-19, Pemprov Tak Libatkan DPRD
Senin 09-08-2021,16:02 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,10:27 WIB
Diserbu Warga, Minyakita Jadi Primadona Gerakan Pangan Murah HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Terkini
Sabtu 07-11-2026,09:50 WIB
Dari Dedikasi Jadi Inspirasi, BRI Branch Office Trenggalek Perkuat Ekonomi Kerakyatan Bersama Masyarakat
Sabtu 07-11-2026,09:41 WIB
Polres Kediri Bantu Pengadaan Pompa Sumur Bor untuk Ponpes dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat
Sabtu 07-11-2026,09:21 WIB
Pembukaan POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 Berlangsung Meriah di Alun-Alun Merdeka Ngawi
Sabtu 07-11-2026,09:09 WIB
Perkuat Keselamatan Nelayan, EMCL Sosialisasikan Zona Aman FSO Gagak Rimang di Tuban-Lamongan
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB