Jombang, memorandum.co.id - Guna mengurangi dampak ekonomi pelaksanaan PPKM Jawa dan Bali, Pemkab Jombang melalui Dinas Sosial melakukan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras yang dibuka oleh Bupati Jombang di Pendapa Kabupaten Jombang. Hal itu menindaklanjuti surat Perum Bulog Kanca Surabaya Selatan tanggal 26 Juli 2021 Nomor B-183/11/13B01/07/2021 perihal Penyaluran Bantuan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2021. Kepala Dinas Sosial, Hari Purnomo mengatakan, bahwa penyaluran bansos beras ini akan disalurkan mulai hari ini (28/72021) di Kecamatan Kabuh, Kudu, Ngusikan. Selanjutnya di kecamatan lainnya sampai dengan Sabtu (07/8/2021) sesuai jadwal. "Alokasi bantuan beras 10 kilogram per KPM dengan kualitas CBP Medium. Dan hari ini kita menindaklanjuti Perum Bulog Kanca Surabaya Selatan yang akan menyalurkan bansos beras kepada KPM PKH dan KPM BST di Kabupaten Jombang. Semua sudah terjadwal," katanya di Pendapa Kabupaten Jombang, Rabu (28/7/2021). Hari menjelaskan, untuk pendistribusian di tingkat desa didampingi oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pendamping bansos pangan dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK). "Pelaksanaan penyaluran melalui bulog bekerjasama dengan pihak transporter untuk melakukan pengiriman beras hingga ke KPM, dan pelaksanaannya dikawal oleh pendamping dari Dinsos (PKH, BST dan TKSK)," tukasnya. Sementara itu, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menerangkan, bahwa pemerintah pusat melalui Kemensos memberikan bantuan sosial beras bagi masyarakat miskin penerima program PKH dan Bantuan Sosial Tunai (BST), dalam rangka mengurangi dampak ekonomi pelaksanaan PPKM Jawa dan Bali. “Penyaluran bantuan beras PPKM Darurat tahun 2021 ini semoga bermanfaat dan barokah, sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) guna memenuhi sebagian kebutuhan pangan beras selama PPKM menghadapi pandemi Covid-19," terangnya. Bupati mengungkapkan, selain Bansos Reguler (uang tunai) yang diterimakan pada bulan Juli ini, bahwa masing-masing KPM juga mendapatkan tambahan bansos berupa beras sebanyak 10 kilogram. "Penerima beras di Kabupaten Jombang, untuk KPM PKH sebanyak 53.673 KPM, BST sebanyak 63.078 KPM. Sehingga total oenerima manfaat sebanyak 116.751 KPM. Saya meminta kepada para camat untuk segera menyampaikan informasi ini kepada kepala desa/lurah, agar pelaksanaan penyaluran bantuan beras dapat berjalan lancar dan tertib," ungkapnya. Bupati berharap, pemerintah desa mengatur penerimaan bansos beras guna menghindari kerumunan dan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid 19 dengan ketat. "Kepada Dinas Sosial saya minta untuk menugaskan Pendamping PKH, TKSK dan pendamping bansos pangan untuk melakukan monitoring dan membantu pelaksanaan penyaluran bantuan sosial beras," pungkasnya. (yus)
Pemkab Jombang Salurkan BST dan PKH
Rabu 28-07-2021,11:54 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,10:29 WIB
Ular Piton Berukuran Besar Kembali Muncul di Pemukiman, Sudah 5 Kali Terjadi?
Selasa 07-04-2026,09:09 WIB
Korban Catcalling Sukomanunggal Surabaya Terpaksa Damai dengan Pelaku
Selasa 07-04-2026,09:29 WIB
Suara Ibu dari Surabaya: Catcalling Harus Dilawan, Bukan Didiamkan!
Selasa 07-04-2026,12:19 WIB
Cegah Konflik Jelang Big Match Arema vs Bonek, Polisi Rangkul Korwil Aremania Jalur Bromo
Selasa 07-04-2026,09:47 WIB
Catcalling Sering Dianggap Sebelah Mata, Mahasiswi Hukum ini Desak Pelaku di Proses Hukum
Terkini
Rabu 08-04-2026,07:14 WIB
Gol Dramatis Havertz Bawa Arsenal Unggul atas Sporting, Optimistis Rebut Gelar Besar
Rabu 08-04-2026,06:41 WIB
Arbeloa Tegaskan Peluang Real Madrid Masih Terbuka, Gol Mbappé Jadi Modal Lawan Bayern di Leg Kedua
Rabu 08-04-2026,06:01 WIB
Aliansi Mahasiswa Pecinta Sejarah Minta Kasus Perusakan Cagar Budaya di Gresik Segera Diusut
Selasa 07-04-2026,22:55 WIB
Workshop Tendik Berdampak Dorong Arsiparis Kampus Melek AI
Selasa 07-04-2026,22:51 WIB