Surabaya, memorandum.co.id - Stok vaksin Covid-19 di Surabaya hanya menyisakan 3.000 dosis vaksin dan hanya itu untuk instansi. Dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bahwa kini pihaknya juga masih menunggu tambahan vaksin untuk masyarakat umum. "Surabaya ini ada. Tapi ada yang turun dari pemerintahan yang berbunyi ini buat A ini buat B. Yang kita berikan untuk umum emang berkurang. Tapi untuk perbankan gitu bunyi, jadi hanya untuk orang-orang bagian perbankan," kata Cak Eri, sapaan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (26/7). Cak Eri mengatakan, stok vaksin di Surabaya masih ada 3.000 dosis, dan itu untuk instansi tertentu. Maka, masyarakat umum dosis 1 dan vaksinasi anak-anak terhenti terlebih dulu. "Saat ini kita tinggal sekitar 3.000, itu pun untuk instansi tertentu. Untuk anak-anak terhenti dulu," ujarnya. Untuk masyarakat yang belum menerima vaksin dosis kedua, pihaknya akan meminta bantuan vaksin dari gubernur, pangdam, hingga ke kapolda. "Tapi untuk masyarakat dosis kedua, kita minta ke bu gubernur, pangdam, pak kapolda untuk jatah hari ini. Karena vaksin ada yang dari pemerintah turun ke gubernur ada yang ke TNI/Polri. Jadi kalau kami sudah kehabisan, kami menyampaikan ke sana untuk kebutuhan sehari. Dan kebutuhannya hanya untuk dosis dua," jelasnya. Bahkan, pihaknya juga telah mengirimkan surat laporan kepada Gubernur Khofifah terkait stok vaksin di Surabaya. Sebab, Surabaya menjalankan perintah presiden untuk menghabiskan vaksin dan tidak menyetok. "Karena sudah saya sampaikan ke surat laporan pada Bu Gubernur, Surabaya ini InsyaAllah kalau kami melakukannya bisa dengan 40-50 ribu per hari. Karena kami menjalankan intruksi Presiden yang mengatakan 'habiskan vaksin, jangan ada stok'. Ya kami habiskan. Kalau habis ya njaluk (minta lagi)," ujarnya. Terkait masyarakat yang vaksinasi di Gelora 10 November, pihaknya akan mengirimkan surat undangan kepada masyarakat untuk pelaksanaan vaksin dosis kedua. Namun untuk kapan pelaksanaannya, Eri masih belum bisa memastikan. "Yang di Gelora 10 November akan berlanjut dan akan ada undangan, soalnya kita ada datanya. Kalau namanya tercatat ya kita undang. Semoga ke depan ada percepatan. Doakan saja vaksinnya banyak," pungkas Cak Eri. (fer)
Stok Vaksin di Surabaya Tinggal 3.000 Dosis
Senin 26-07-2021,18:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,21:24 WIB
Dapur MBG Lamongan Kosong, IPAL Keruh dan Bau Menyengat Jadi Sorotan
Sabtu 26-09-2026,22:30 WIB
Pasar Gempol Pasuruan Terbakar, 300 Kios Hangus dan 2 Orang Terluka
Minggu 27-09-2026,00:03 WIB
Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Tujuh Hari
Sabtu 26-09-2026,22:00 WIB
Wali Kota Pasuruan Sampaikan Nota Tiga Raperda untuk Perkuat Tata Kelola
Minggu 27-09-2026,01:00 WIB
DPRD Jatim Dorong Pemprov Perkuat Pelindungan Data untuk Cegah Pinjol Ilegal
Terkini
Minggu 27-09-2026,20:35 WIB
Jumat Berkah BRI Pacitan Salurkan Sembako ke Yayasan dan Masyarakat Kurang Mampu
Minggu 27-09-2026,20:25 WIB
Jeda Kompetisi, Persik Kediri Rekrut Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola
Minggu 27-09-2026,20:21 WIB
Patroli Gentong Polres Trenggalek Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Tempat Ibadah
Minggu 27-09-2026,20:10 WIB
Delapan Siswa SMPN 18 Malang Diperiksa Polisi terkait Dugaan Kekerasan Kepala Sekolah
Minggu 27-09-2026,19:36 WIB