Surabaya, memorandum.co.id - Sepekan pelaksanaan PPKM darurat di Surabaya diwarnai aksi gaduh dan ricuh. Itu terjadi di Jalan Bulak Banteng Suropati, Kelurahan Bulak Banteng pada Sabtu (10/7) malam. Diutarakan Camat Kenjeran Heni Indriati, seperti biasa, tiga pilar dari Satgas Covid-19 Kenjeran menggelar operasi patuh jam malam. Namun kedatangan mereka saat itu disambut penolakan oleh warga setempat. "Kejadiannya sekitar pukul 23.00. Kami menertibkan sampai semalam itu karena kondisi di Bulak Banteng padat, masih ada warkop yang buka. Namun warga yang ditertibkan bertindak anarkis," papar Heni kepada memorandum.co.id, Minggu (11/7/2021). Heni menyayangkan tindakan warganya ini. Bahkan sampai membuat kaca mobil patroli milik satpol PP pecah. Meski mendapat penolakan, Heni mengaku akan tetap melaksanakan operasi patuh jam malam hingga PPKM darurat tuntas. "Bersama tiga pilar kami akan tetap turun. Hari ini saya akan tetap menggelar operasi patuh jam malam. Ini semata-mata untuk menekan angka kasus Covid-19 di Surabaya agar kembali melandai," tegasnya. Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan imbauan kepada ketua RT dan RW agar Kampung Tanggung Semeru dijalankan dan lebih digalakkan lagi. "Hal ini terjadi karena KTS tidak jalan, sehingga masih banyak warga yang berlalu-lalang. Jadi saya meminta ketua RT dan RW di wilayah Kenjeran untuk kembali menjalankan KTS. Saya juga sudah melaporkan hal ini kepada pak Wali Kota," jelasnya. Disinggung soal keresahan warga terkait penerapan PPKM darurat, Heni menjawab bahwa pemerintah sudah memberikan kelonggaran waktu yang cukup. Selain itu, bagi para pedagang kaki lima yang baru buka sore hari pihaknya mempersilakan berjualan sampai larut malam. Asal dibungkus dan tidak melayani makan di tempat. "Semalam yang protes ini dari pemilik warkop dan warga yang nongkrong. Apakah jam 5 pagi sampai jam 8 malam tidak cukup untuk sementara ini?" tandasnya. Seperti yang diketahui, dari video yang tersebar menunjukkan puluhan warga memenuhi Jalan Bulak Banteng Suropati. Massa berkerumun berteriak dan melawan petugas sembari melemparkan batu. (mg3)
Camat Kenjeran: Kami Tetap Gelar Operasi Patuh Jam Malam
Minggu 11-07-2021,13:09 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-02-2026,15:52 WIB
Jabatan PJU Kejari Kota Madiun Bedol Deso Usai OTT KPK
Kamis 12-02-2026,19:23 WIB
Polisi Gerebek Gudang Mutilasi 360 Motor Curian di Nganjuk
Kamis 12-02-2026,16:39 WIB
Persebaya Rilis Jersey Keempat Bertema Imlek, Siap Dipakai di Super League 2025/2026
Kamis 12-02-2026,17:10 WIB
Kemenkes RI Catat 73 Kabupaten Alami KLB Campak, Kenali Gejala dan Pencegahannya
Kamis 12-02-2026,15:32 WIB
Sidang Kasus PT ASA, Saksi OJK Tegaskan Perusahaan Tak Berizin, Terdakwa Terancam 10 Tahun Penjara
Terkini
Jumat 13-02-2026,14:59 WIB
Wujudkan Transformasi Digital, Kakanwil BPN Jatim Terima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI di Jember
Jumat 13-02-2026,14:51 WIB
Polisi Ungkap Modus Licik Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang
Jumat 13-02-2026,14:48 WIB
Cek Stok dan Kestabilan Harga, Bupati Jombang Sidak Pasar Pon
Jumat 13-02-2026,14:45 WIB
Wujudkan Lingkungan Sehat, Sinergi 3 Pilar Pabean Cantikan Gelar Kerja Bakti di Kalimas Timur
Jumat 13-02-2026,14:41 WIB