Malang, Memorandum.co.id - Penanganan pasien Covid-19 di Kota Malang membutuhkan perhatian serius. Kedua rumah sakit (RS) di Kota Malang, IGD RSSA Malang dan IGD RS Lavalette, kapasitasnya sudah penuh. Kondisi ini membuat sedih dan prihatin Wali Kota Malang Drs H Sutiaji yang mendatangi kedua RS itu, Rabu (7/7/2021). Pantauan ini dilakukan bersama Kapolres Malang AKBP Budi Hermanto, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona dan Kajari Malang Andi Darmawangsa. “IGD sampai penuh, bahkan waiting listnya juga sudah sangat banyak. Dari kapasitas 20 pasien yang ditangani, di luar masih ada 40 pasien lagi yang waiting list. Ini betul-betul menunjukkan kedaruratan Kota Malang,” kata Wali Kota Malang. Sutiaji menyampaikan kunjungannya bersama Forkopimda Kota Malang dalam rangka menjunjung kemanusiaan untuk mengetahui kondisi di lapangan. “Covid ini nyata, jangan lagi ada praduga masyarakat yang mengatakan kegiatan kami ini hanya untuk pencitraan. Kami bersama-sama bekerja sekuat kami untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Malang,” jelasnya. Diharapkan, upaya penanganan Covid-19 ini didukung masyarakat sehingga sinergi ini dapat segera memulihkan kondisi kota ini. “Saya meminta masyarakat untuk taat prokes dan aturan yang berlaku selama PPKM Darurat diterapkan. Hanya sampai tanggal 20 Juli agar setelahnya kondisi Kota Malang menjadi lebih baik,” harapnya. Semua pihak telah bekerja dengan maksimal, begitu pula tenaga kesehatan (nakes) dan petugas pemakaman. “Nakes dan petugas pemakaman telah bekerja tanpa henti, tanpa lelah untuk dapat terus melayani masyarakat. Ada puluhan pasien dan pemakaman yang harus ditangani setiap harinya, jadi berdasarkan azas kemanusiaan maka saya meminta masyarakat untuk patuh," tambah Wali Kota Malang. Mencegah penyebaran Covid-19 secara bersama-sama ini menurutnya agar dapat saling menjaga, baik diri sendiri maupun orang di sekitarnya untuk membebaskan Bhumi Arema dari pandemi ini. Sementara itu, dokter RSSA Malang dr Widodo Mardi S mengharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Bahwa kita betul-betul harus menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Satu kata dalam pandemi ini bahwa instruksi itu satu bahwa dari pemerintah. Turuti itu protokol kesehatan yang diperintahkan oleh pemerintah. Kita jaga itu, kita menjaga semuanya,” tambahnya. (ari/gus)
IGD RSSA Malang dan IGD RS Lavalette Penuh
Kamis 08-07-2021,07:07 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,17:06 WIB
Sales HP Kuras Limit Kredivo Rp40 Juta Berakhir Jadi Pesakitan, Begini Modusnya
Jumat 11-09-2026,19:19 WIB
2.738 Lowongan Disiapkan Pemkot Surabaya untuk Warga Desil 1–3
Jumat 11-09-2026,15:28 WIB
PBG Belum Terbit, DPRD Jombang Desak Pabrik Sepatu Ditutup
Sabtu 12-09-2026,07:36 WIB
Hiace Hantam Truk di Tol Jomo, Empat Penumpang Tewas
Jumat 11-09-2026,15:00 WIB
Pangkas Waktu Tanggap Jadi 7 Menit, Command Center 112 Surabaya Diawasi 4.000 CCTV
Terkini
Sabtu 12-09-2026,13:09 WIB
Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng
Sabtu 12-09-2026,12:51 WIB
Sinergi Polsek Buduran Bersama Gapoktan Sidokepung Optimalkan Ketahanan Pangan
Sabtu 12-09-2026,12:44 WIB
Gerbong Mutasi Bergulir di Polres Lamongan, Kasatlantas dan Sejumlah Kapolsek Resmi Berganti
Sabtu 12-09-2026,12:30 WIB