Surabaya, Memorandum.co.id - Tingginya pandemi Covid-19 di Jawa Timur membuat jajaran anggota DPRD Jatim menggelar sidang paripurna secara virtual. Sidang paripurna ini diikuti seluruh anggota dewan tanpa tatap muka ini dipimpin wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah, Senin (5/7). Sidang paripurna dengan satu agenda ini digelar tidak lebih dari satu jam. Sekitar pukul 10.10 rapat paripurna ditutup. Rapat paripurna ini selain diikuti seluruh anggota dewan secara virtual, juga dihadiri Plh Sekda Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, bersama jajaran kepala OPD Pemprov Jatim. "Bismilah rapat paripurna laporan Badan Anggaran terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov. Jatim Tahun Anggaran 2020 dibuka dan terbuka untuk umum," terang Anik Maslachah. Anik yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim ini mempersilakan juru bicara badan anggaran (banggar) membacakan laporan badan anggaran terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020. Anik menegaskan, dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, sesuai kebijaksanaan pimpinan DPRD Jatim maka rapat paripurna digelar secara virtual. Rapat ini hanya dihadiri langsung satu orang pimpinan DPRD sebagai pimpinan rapat paripurna, satu orang perwakilan eksekutif (Wagub/Sekda), dan satu orang perwakilan Badan Anggaran DPRD Jawa Timur. Sedangkan undangan yang lainnya mengikuti secara daring. Sementara itu, Deni Wicaksono, juru bicara Badan Anggaran terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2020 menyampaikan, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 layak untuk dibahas lebih lanjut. "Terimakasih terhadap fraksi-fraksi yang ikut membahas. Banggar menegaskan rekomendasi fraksi terhadap OPD untuk dilaksakan," terang Deni Wicaksono. Menjadi perhatian serius bagi pemprov Jatim, lanjut Deni, adalah evaluasi terhadap indikator kinerja utama (IKU) untuk perbaikan kebutuhan penggunaan anggaran ke depan. Pengawasan terhadap OPD dan pertanggungjawaban keuangan daerah menjadi konsen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean goverment). "Kita sepakat perangkaan yang diaudit BPK RI," kata Deni. Deni yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini menyampaikan terima kasih kerjasama terhadap gubernur Khofifiah Indar Parawansa, tim badan anggaran, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait masukan yang diberikan bisa dilanjutkan untuk untuk kebutuhan kedepan. (day)
PPKM Darurat, DPRD Jatim Gelar Sidang Paripurna Virtual
Senin 05-07-2021,11:47 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Jumat 06-11-2026,17:21 WIB
SPPG Sidokumpul Lamongan Berhenti Operasi, Siswa Empat Sekolah Tak Terima MBG
Terkini
Sabtu 07-11-2026,11:51 WIB
Jelang Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Buka Layanan IKD dan Pendaftaran Agen Perlinsos
Sabtu 07-11-2026,11:33 WIB
Jalin Kedekatan dengan Warga, Kapolresta Sidoarjo Gelar Suling di Masjid Al Hidayah Gedangan
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,11:11 WIB
Nangis Saat Dibekuk, Copet Ponsel di Parade Juang Surabaya Diamankan Anggota Polsek Bubutan
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB